Sabtu, 24 Juni 2017 - Pukul 17:21

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Pernah Ditertibkan, Bangunan Liar Marak Lagi di JLT

Oleh: Nuki Nugraha - Kamis 03 September 2015 | 07:00 WIB

Pernah Ditertibkan, Bangunan Liar Marak Lagi di JLT

Ketika bangunan liar di sepanjang Jalan Lingkar Timur (JLT) ditertibkan....

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Penertiban bangunan liar atau bangunan liar (bangli) di sepanjang ruas Jalan Lingkar Timur (JLT) oleh Pemkab Cianjur ternyata kurang menimbulkan efek jera karena saat ini kembali bangli-bangli dibangun oleh warga.

 

Pantauan di sepanjang JLT, sedikitnya ada lima belas bangunan yang baru dibangun oleh warga. Kebanyakan bangunan yang didirikan itu difungsikan sebagai warung dan tempat tinggal.

 

Keberadaannya sendiri nyata tidak berijin sebagaimana ditegaskan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPTPM), Endang Suhendar. Kepada ‘BC” Endang mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap bangunan-bangunan tersebut sama sekali tidak mempunyai kelengakapan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

 

“Kita sudah menindaklanjutinya dengan melayangkan surat ke Satpol PP untuk dilakukan penindakan,” kata Endang kepada ‘BC’, Rabu (2/9).

 

Pihaknya berharap, Satpol PP bisa menindaklanjuti suratnya sesegera mungkin mengingat keberadaan bangli tersebut bisa menghambat rencana pembangunan tahap II JLT tersebut.

 

Terpisah, Kepala Dinas PU Binamarga Cianjur, Athe Adha Kusdinan menegaskan, merujuk peraturan pemerintah nomor 34 tahun 2006 tentang jalan, di sepanjang JLT tidak boleh ada bangunan karena sifatnya sebagai jalur cepat.

 

“Tidak diperkenankan juga ada akses jalan lain yang langsung masuk ke area ruas jalan,” tandasnya. (fir)

 

Komentar