Kamis, 18 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Diskop Perdagin Data Toko Penjual Manisan

Bisri Mustofa

Senin, 20 Februari 2017 - 15:30 WIB

Sejumlah penumpang bus saat tengah berisitirahat untuk membeli oleh-oleh asal Cianjur. Salah satunya yaitu manisan yang merupakan salah satu khas oleh-oleh Cianjur yang hingga saat ini masih banyak digemari. (Foto : BC/CR8)
Sejumlah penumpang bus saat tengah berisitirahat untuk membeli oleh-oleh asal Cianjur. Salah satunya yaitu manisan yang merupakan salah satu khas oleh-oleh Cianjur yang hingga saat ini masih banyak digemari. (Foto : BC/CR8)
A A A

Ingin Memastikan Produk Asli Cianjur di Jual Ditempat Utama

BERITACIANJUR.COM - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Peindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur tengah melakukan pendataan kesejumlah pelauku usaha mikro kecil (UKM) khususnya para pedagang oleh-oleh Cianjur seperti manisan. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah produk manisan tersebut asli dari Cianjur atau produksi dari daerah lain.

"Kita ingin memastikan, jangan sampai ketika ada pengunjung dan membawa oleh-oleh dari Cianjur ternyata bukan produksi dari pelaku UMKM asal Cianjur. Alangkah lebih tepatnya jika oleh-oleh seperti manisan itu juga asli produksi para pelaku UMKM Cianjur," kata Kepala Diskop Perdagin Kabupaten Cianjur. Himam Haris, Minggu (19/2/2017).

Himam menginginkan, para pelaku UMKM di Cianjur itu bisa mengembangkan atau memasarkan hasil produksinya di Cianjur sebelum keluar daerah. Dengan diketahuinya jumlah produk UMKM khususnya untuk jenis oleh-oleh yang dipasarkan disejumlah toko memudahkan kedepannya untuk melakukan pembinaan.

"Kita menginginkan kalau produk Cianjur itu dikenal diluar asli Cianjur. Bukan sebaliknya, seperti halnya manisan, ini sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan dan oleh-oleh Cianjur. Tapi belum tentu kalau produksinya dilakukan oleh pelaku UMKM asal Cianjur," ungkapnya.

Sementara itu Siti Aisyah (43) salah satu pelaku industri rumahan yang selama ini sudah memproduksi manisan di Cianjur mengungkapkan, ia menyambut baik langkah Diskop Perdagin yang melakukan pendataan terhadap produk manisan yang diperjual belikan disejumlah toko di Cianjur untuk memastikan asal produksinya. Diakuinya, ada sejumlah toko manisan yang selama ini masih menjual bukan hasil olahan asal Cianjur.

"Sebagai salah satu pelaku industri rumahan untuk jenis manisan, kami sangat menyambut baik langkah dinas jika keberadaan kami ini lebih dihargai. Karena kami harus bersaing dengan produk dari luar, seperti dari Bogor. Tapi kami memiliki ciri khas dan rasa tersendiri dan tentu tidak akan sama dengan produksi dari daerah lain," kata Siti saat dihubungi terpisah.

Siti mengharapkan, agar produk manisan asli Cianjur lebih dibantu dalam pemasarannya. Karena dengan semakin luasnya pasar, maka produksi akan semakin meningkatt. "Selama ini kita masih terbentur masalah pasar saja. Paling kita baru bisa memasarkan di Cianjur. Kita ingin bisa lebih luas jangkauannya," harapnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 3 jam yang lalu

Muhammad Zimaam Hanya Bisa Berbaring Diatas Tempat Tidur

Muhammad Zimaam (2) putra pasangan suami istri (pasutri) Ririn Saprina (33) dan Irawan Kusuma Atmaja (34) warga Jalan Mayor Harun Kabir No. 4, Kelurahan Bojong Herang, Kecamatan Cianjur hanya bisa tergolek…

Cianjur Euy 6 jam yang lalu

Jelang Penerapan Trayek Baru, Angkum Wajib Uji KIR

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur bertindak tegas dengan melakukan pemeriksaan dan uji KIR angkutan umum (Angkum) jelang penerapan rekayasa lalulintas dan trayek angkum baru, yang akan dilaksanakan…

Cianjur Euy 6 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Pimpin Sertijab Kasat dan Kapolsek

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH, memimpin upacara serah terima jabatan dan kenal pamit Kasat dan Kapolsek jajaran Polres Cianjur, Rabu (17/1/2018) pagi. Kegiatan yang digelar di Aula Amanah, Primkopol…

Aktualita 18 jam yang lalu

Hati-hati, Limbah Medis di RSUD Masih Numpuk

MESKI berbahaya bahkan mengancam kelangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya, namun persoalan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di RSUD Sayang Cianjur, yang dibiarkan menumpuk di ruangan…

Kick Off 19 jam yang lalu

Poin Perdana Maung di Partai Perang Para Mantan, Ini Catatan Gomez

PERANG para mantan mewarnai duel antara Persib kontra Sriwijaya FC. Maung Bandung berhasil membuka Piala Presiden 2018 dengan kemenangan.

Cianjur Euy 16/01/2018 21:47 WIB

Pekan Depan, Trayek Angkum Baru Diterapkan

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, pekan depan akan mulai memberlakukan sistem satu arah di sejumlah ruas jalan di dalam kota Cianjur dan trayek angkutan umum (Angkum, red) baru. Hal itu dilakukan…

Cianjur Euy 16/01/2018 21:45 WIB

30 Persen DD Dialokasikan Untuk Padat Karya

UNTUK meningkatkan perekonomian masyarakat, sebesar 30 persen Dana Desa (DD) tahun ini harus dialokasikan untuk program padat karya. Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa…

Cianjur Euy 16/01/2018 21:43 WIB

Irda Didesak Tindak Tegas!

INSPEKTORAT Daerah (Irda) Kabupaten Cianjur diminta fokus dan serius dalam melakukan pemeriksaan terhadap pegawai dan pejabat di lingkungan RSUD Sayang, Cianjur yang diduga terlibat melakukan pungutan…

Aktualita 16/01/2018 08:00 WIB

Innalillahi, Bahan Berbahaya dan Beracun Dibiarkan Numpuk

RSUD, oh, RSUD. Ada apa dengan RSUD Sayang Cianjur? Dua mhasalah besar belum juga selesai, kini rumah sakit plat merah tersebut kembali menjadi sorotan publik. Betapa tidak, limbah bahan berbahaya dan…

Cianjur Euy 16/01/2018 07:55 WIB

Satu Pelaku Pesta Seks Sesama Jenis Ditetapkan sebagai Tersangka

SATU dari lima orang pelaku pesta seks sesama jenis di salah satu Komplek Villa di kawasan Cipanas, Sabtu (13/1/2018) sekitar pukul 22.00 Wib, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.