Minggu, 24 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Diskop Perdagin Data Toko Penjual Manisan

Bisri Mustofa

Senin, 20 Februari 2017 - 15:30 WIB

Sejumlah penumpang bus saat tengah berisitirahat untuk membeli oleh-oleh asal Cianjur. Salah satunya yaitu manisan yang merupakan salah satu khas oleh-oleh Cianjur yang hingga saat ini masih banyak digemari. (Foto : BC/CR8)
Sejumlah penumpang bus saat tengah berisitirahat untuk membeli oleh-oleh asal Cianjur. Salah satunya yaitu manisan yang merupakan salah satu khas oleh-oleh Cianjur yang hingga saat ini masih banyak digemari. (Foto : BC/CR8)
A A A

Ingin Memastikan Produk Asli Cianjur di Jual Ditempat Utama

BERITACIANJUR.COM - Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Peindustrian (Diskop Perdagin) Kabupaten Cianjur tengah melakukan pendataan kesejumlah pelauku usaha mikro kecil (UKM) khususnya para pedagang oleh-oleh Cianjur seperti manisan. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah produk manisan tersebut asli dari Cianjur atau produksi dari daerah lain.

"Kita ingin memastikan, jangan sampai ketika ada pengunjung dan membawa oleh-oleh dari Cianjur ternyata bukan produksi dari pelaku UMKM asal Cianjur. Alangkah lebih tepatnya jika oleh-oleh seperti manisan itu juga asli produksi para pelaku UMKM Cianjur," kata Kepala Diskop Perdagin Kabupaten Cianjur. Himam Haris, Minggu (19/2/2017).

Himam menginginkan, para pelaku UMKM di Cianjur itu bisa mengembangkan atau memasarkan hasil produksinya di Cianjur sebelum keluar daerah. Dengan diketahuinya jumlah produk UMKM khususnya untuk jenis oleh-oleh yang dipasarkan disejumlah toko memudahkan kedepannya untuk melakukan pembinaan.

"Kita menginginkan kalau produk Cianjur itu dikenal diluar asli Cianjur. Bukan sebaliknya, seperti halnya manisan, ini sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan dan oleh-oleh Cianjur. Tapi belum tentu kalau produksinya dilakukan oleh pelaku UMKM asal Cianjur," ungkapnya.

Sementara itu Siti Aisyah (43) salah satu pelaku industri rumahan yang selama ini sudah memproduksi manisan di Cianjur mengungkapkan, ia menyambut baik langkah Diskop Perdagin yang melakukan pendataan terhadap produk manisan yang diperjual belikan disejumlah toko di Cianjur untuk memastikan asal produksinya. Diakuinya, ada sejumlah toko manisan yang selama ini masih menjual bukan hasil olahan asal Cianjur.

"Sebagai salah satu pelaku industri rumahan untuk jenis manisan, kami sangat menyambut baik langkah dinas jika keberadaan kami ini lebih dihargai. Karena kami harus bersaing dengan produk dari luar, seperti dari Bogor. Tapi kami memiliki ciri khas dan rasa tersendiri dan tentu tidak akan sama dengan produksi dari daerah lain," kata Siti saat dihubungi terpisah.

Siti mengharapkan, agar produk manisan asli Cianjur lebih dibantu dalam pemasarannya. Karena dengan semakin luasnya pasar, maka produksi akan semakin meningkatt. "Selama ini kita masih terbentur masalah pasar saja. Paling kita baru bisa memasarkan di Cianjur. Kita ingin bisa lebih luas jangkauannya," harapnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?