Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

BUMDes Amanah Mandiri Buka Pertamini

Heri Febriyanto

Senin, 20 Februari 2017 - 16:00 WIB

BC/Heri Febriyanto
BC/Heri Febriyanto
A A A

BERITACIANJUR.COMBadan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah Mandiri Desa Cipanas, terus berinovasi mengembangkan unit usaha dan mengelola potensi yang ada diwilayahnya. Tidak hanya memasarkan produk olahan berupa makanan ringan, seperti keripik singkong, ubi dan coklat karamel.

Saat ini, mereka sedang fokus mengembangkan unit usaha lain seperti penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa Pom Bensi Mini atau yang biasa dikenal Pertamini. Meski baru berjalan sebulan, namun keuntungan yang dihasilkan cukup lumayan untuk menambah pemasukan BUMDes.

Sekretaris BUMDes Amanah Mandiri, A Supriadi, saat ditemui diruang kerjanya, Minggu (19/2/2017) mengatakan, ketertarikan pihaknya untuk membuka Pertamini karena melihat potensi pemasukan bagi BUMDes yang cukup besar di sekitar area kantor Desa Cipanas.

Terlebih keberadaan satu unit mesin Pertamini tersebut berada di pangakalan ojek Pasar Cipanas, konsumennya pun beragam dari mulai pedagang, sopir angkot, tukang ojek hingga pengguna sepeda motor yang melintas. “Karena baru tahun ini dikembangkan, kami menyedikan dulu satu unit mesin Pertamini,” ujarnya.

Anggaran yang dikeluarkan BUMDes untuk membeli satu unit mesin tersebut sekitar Rp 9 juta, belum lagi untuk membeli bahan bakar minyak dan peralatan lain yang menghabiskan dana sebesar Rp 15 juta. “Potensinya bagus, karena dalam sehari bisa habis sekitar 50 liter lebih BBM jenis Pertalite,” katanya.

Supriadi mengaku, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan menambah mesin Pertamini tersebut, dengan catatan ada suntikan dana. Bahkan rencananya bukan hanya menjual BBM, pihaknya juga akan menambah unit usaha dengan memasarkan elpiji. “Intinya, semua unit usaha yang dikembangkan akan dikelola langsung oleh BUMDes,” tandasnya. (pur)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…