Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Lahan Sawah Kembali Dibuldozer, Bupati IRM Murka

Rustandi Zaelani

Selasa, 21 Februari 2017 - 13:30 WIB

Foto: BC/Muhammad Kurnawan
Foto: BC/Muhammad Kurnawan
A A A

BERITACIANJUR.COM - Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar (IRM), murka saat mendengar informasi adanya perataan tanah sawah dengan Buldozer di Jalan Raya Bandung KM 3, Sadewata, Kecamatan Karangtengah.

Kang Irvan pun (sapaan akrabnya) memerintahkan, dinas terkait yang berwenang agar segera melakukan penindakan.

“Saya kan sudah jelas dan tegas, melarang adanya alihfungsi lahan sawah untuk kepentingan apapun. Jangankan dipergunakan sebagai lokasi pabrik atau usaha, untuk kebutuhan perumahaan saja, saya sudah melarang dengan keras,” tegasnya saat ditemui di Pendopo Komplek Pemkab Cianjur, usai memimpin rapat dengan semua jajaran Kepala OPD Pemkab Cianjur.

Menurutnya, keputusan menghentikan penggunaan lahan sawah untuk kepentingan ekonomi, baik pribadi atau perusahaan, sudah tidak bisa ditawar lagi. Jadi seharusnya, aturan ini bisa dilaksanakan semua jajaran pejabat.

“Saya baru mendengar dan sangat kaget, karena masih ada kegiatan alihfungsi lahan untuk kepentingan usaha. Padahal, saya sudah mengambil keputusan memoratorium semua ijin pembangunan, yang merubah fungsi lahan pertanian di Cianjur,” jelasnya.

Irvan berjanji, bakal memanggil para pejabat yang menangani masalah alihfungsi lahan dan perijinan untuk dimintai keterangannya. Kalau ternyata kegiatan sekarang dilakukan tanpa ijin, maka segera harus dihentikan. Pelaku alihfungsi lahan ini juga harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Meskipun mengantongi ijin, tegasnya, harus diusut pihak mana yang memberikan ijin kegiatan. Karena sudah jelas, sejak pemerintahan sekarang, alihfungsi lahan pertanian merupakan hal yang haram dilakukan.

“Kalau ada pejabat atau PNS yang berani memberikan ijin, apalagi tanpa mekanisme yang benar, saya tidak akan segan memecatnya. Saya tegaskan, jangan pernah ada pegawai yang mencoba bermain dengan alihfungsi sawah, karena sanksinya sangat berat,” ancamnya.

Lebih jauh dikatakan Irvan, pemerintah telah memiliki garis pembangunan, agar Kabupaten Cianjur menjadi Kota Wisata Pangan Dunia. Cita-cita itu akan sangat sulit diwujudkan, jika area pertanian yang ada di Kabupaten Cianjur, terus menerus digerus kepentingan ekonomis.

“Saya sudah mengeluarkan Keputusan Bupati Cianjur Nomor 521.51/3295/BPPTPM, tentang Moratorium Alihfungsi Lahan Pertanian atau Sawah di Kabupaten Cianjur, tertanggal 7 September 2016. Aturan ini jadi landasan hukum, untuk tidak memperoses permohonan ijin alihfungsi lahan,” pungkasnya.

Sementara itu, sejumlah pejabat di Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Atap, tidak ada yang memberikan keterangan sama sekali, terkait dengan aktivitas perataan tanah sawah di depan toko material bangunan terbesar di Cianjur itu.

Begitu pula dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), Arief Purnawan, mengaku tidak tahu sama sekali kegiatan alihfungsi lahan yang terjadi di Jalan Raya Bandung tersebut. (rst)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.

Aktualita 4 jam yang lalu

Dirut RSUD Klaim Tak Ada Masalah

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengaku sudah memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan.

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Aktualita 23/04/2018 08:00 WIB

Mimpi Besar Bupati yang Kontroversial

PEMINDAHAN ibu kota Cianjur ke wilayah Kecamatan Campaka rupanya merupakan rencana besar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, setelah beberapa bulan berhasil menduduki tahta pemerintahan Kabupaten Cianjur.…

Aktualita 23/04/2018 07:55 WIB

Dunia Terbalik Ala Pemkab Cianjur

SETELAH heboh dengan Megaproyek Campaka yang melabrak aturan dan untuk pertama kalinya terjadi banjir di kawasan perkotaan, kini masyarakat Cianjur kembali dibuat heboh dengan adanya pemandangan pesawahan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…