Selasa, 24 Oktober 2017 - Pukul 00:05

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Cianjur Timur Darurat Air Bersih!

Oleh: Angga Purwanda - Kamis 03 September 2015 | 07:00 WIB

Cianjur Timur Darurat Air Bersih!

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur menetapkan status siaga kekeringan menyusul enam wilayah kecamatan dilanda krisis air bersih. Enam wilayah itu, di antaranya Kec. Karangtengah, Kec. Sukaluyu, Kec. Ciranjang, Kec. Bojongpicung, Kec. Haurwangi dan Kec. Mande.

 

Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh telah menginstruksikan semua dinas terkait untuk terjun mengatasi persoalan tersebut termasuk meminta pihak PDAM Tirta Mukti Cianjur untuk terus mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang tinggal di wilayah Cianjur timur tersebut.

 

“PSDAP, Distarkim dan PDAM sudah saya instruksikan. Malah kemarin sudah ada tiga titik yang dipasok air bersih. Intinya, semua elemen harus bergerak,” tegas bupati kepada “BC”, kemarin.

 

Mensikapi bencana tersebut, bupati mengajak masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan dan alam, salahsatunya dengan gerakan penghijauan dan menanam pohon. “Masyarakat bertanggungjawab terhadap lingkungan alamnya sendiri, tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seorang,” imbuhnya.

 

Plt  Direktur PDAM Tirta Mukti, Budi Karyawan meminta para camat di wilayahnya yang terdampak musim kemarau untuk segera melayangkan surat permohonan distribusi air bersih kepada pihaknya.

 

“Kami akan langsung pasok air bersih 24 jam jika memang ada permintaan. Bukan hanya permintaan tertulis saja, tapi bisa melalui telepon atau sms melalui nomor layanan yang sudah kami sosialisasikan,” ungkapnya. (fir)

Komentar