Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Curah Hujan yang Tinggi Pengaruhi Kualitas Susu

Bisri Mustofa

Selasa, 21 Februari 2017 - 18:54 WIB

BC/Dok
BC/Dok
A A A

Kwantitas Produksi Susu Tetap Stabil

BERITACIANJUR.COM - Kualitas produksi susu dari peternak sapi perah di Cianjur utara mengalami penurunan. Hal itu disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi hingga pertengahan Februari 2016. Sementara untuk kuantitas susu, tidak banyak terpengaruh dengan cuaca.

Ketua Koperasi Peternak Susu (KPS) Cianjur Utara, Aan Supendi mengatakan, dampak akibat cuaca yang kurang bersahabat bagi kualitas susu sangat dirasakan. Sedangkan untuk kuantitas susu tidak banyak terpengaruh.

"Dampaknya luar biasa, dalam beberapa bulan terakhir terjadi penurunan kualitas susu  yang dihasilkan dari sapi perah terutama kadar lemak sama Solid non Fat (SNF) akibat perubahan cuaca. Kalau untuk kuantitas tidak begitu berpengaruh," kata Aan saat dihubungi, Senin (20/2/2017).

Aan yang memiliki 170 peternak dengan 470 ekor sapi perah tersebut  dalam mengatasi perubahan cuaca antisapasinya menambah makanan ternak dengan konsentrat. "Ya kita tambah konsentrat, bisa ampas tahu atau jenis lainnya," paparnya.

Hanya saja ia mengakui,sejauh ini menemui kendala untuk mendapatkan bahan baku konsentrat. Dampak cuaca juga berpengaruh banyak. "Biasanya kita mendapatkan bekatul dengan mudah, saat ini agak sulit kalau ada jumlahnya terbatas sedangkan pemakainnya banyak, seperti hukum ekonomi saja barang terbatas akan mempengaruhi harga," tegasnya.

Sulitnya bahan baku konsentrat untuk jenis bekatul itu tidak terlepas akibat sejumlah petani mengalami gagal panen dan penurunan produksi padi yang disebabkan hama dan faktor cuaca. "Kalau panennya menurun, jelas berpengaruh terhadap bekatul yang dihasilkan," kata Aan.

Sementara itu menurut Aan, untuk produksi susu setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2016 silam, produksi susu yang dihasilkan dari peternak yang tergabung dalam KPS Cianjur Utara  mencapai 3000 liter setiap harinya. "Saat ini ada peningkatan sekitar 3500 liter perhari susu yang dihasilkan," jelasnya.

Untuk pemasaran, pihaknya tidak mengalami kesulitan, karena sudah melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan salah satu perusahaan ternama yang dilakukan sejak tahun 2007 silam. "Awal kerjasamanya dua tahun, kemudian diperpanjang setiap lima tahun sekali dan berlangsung hingga saat ini," paparnya.

Hanya saja pihaknya berupaya tetap menjaga kualitas susu yang dihasilkan dari peternak. Karena kualitas akan mempengaruhi harga jual bagi perusahaan. "Saat ini kita diterima dikisaran harga Rp 5650 per liter, ini juga mengalami kenaikan harga dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 5550. Kita berharap harga dan kualitasnya juga tetap terjaga," tegas Aan. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Polres Waspadai Wilayah Pesisir Pantai Selatan Cianjur

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur mewaspadai wilayah pesisir pantai selatan dijadikan akses masuknya narkoba dari jalur laut ke wilayah hukum Cianjur. Peningkatan kewaspadaan itu, dilakukan karena wilayah…

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Personel Polres Latihan Peningkatan Kemampuan

SERATUSAN personel pengendali massa (Dalmas) Sat Sabhara Polres Cianjur melakukan latihan peningkatan kemampuan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Pilkada yang akan digelar serentak bulan Juni mendatang.

Cianjur Euy 2 jam yang lalu

Antisipasi Penyebaran Difteri, Dinkes Lakukan Vaksinasi

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur melakukan imunisasi dan pemberian vaksin kepada masyarakat di sejumlah wilayah rawan kasus difteri.Namun, keterbatasan vaksin membuat petugas hanya melakukan…

Aktualita 15 jam yang lalu

Desak Audit RSUD, Komisi IV Sebut Pemkab Cianjur Jangan Tinggal Diam

BPJS Kesehatan menunggak hingga Rp45 miliar. Itulah pengakuan dari pejabat RSUD Sayang Cianjur yang disampaikan terhadap Komisi IV DPRD Cianjur.

Aktualita 15 jam yang lalu

Aset RSUD Diduga Raib

EMPAT masalah sudah terungkap dan membuat geram banyak pihak. Kini, persoalan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur kembali terbongkar. Ada apa lagi?

Cianjur Euy 22/01/2018 21:29 WIB

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 22/01/2018 21:25 WIB

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 22/01/2018 20:57 WIB

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 22/01/2018 08:00 WIB

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.