Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pelaksanaan UNBK SMA/SMK di Daerah, Diprediksi Bakal Banyak Kendala

Apip Samlawi

Jumat, 24 Februari 2017 - 00:08 WIB

Foto: BC/Apip Samlawi
Foto: BC/Apip Samlawi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Adanya imbauan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pada akhir tahun pelajaran 2016/2017 di seluruh SMA/SMK termasuk yang berada di daerah, diharapkan mampu melaksanakan Ujian Nasonal Berbasis Kompiuter (UNBK). Namun hal itu, khususnya bagi sekolah yang berada di pelosok seperti pedesaan akan mendapat banyak kendala dan dikhawatirkan bakal terjadi kegagalan.

Karena, menurut Kepala SMK Mitra Pasundan Kecamatan Bojongpicung, Eden Romansah, mengingat kurang siapnya di setiap sekolah, khususnya mengenai keterbatasan perangkat komputer, lemahnya jaringan Internet, ruangnya operator komputer, dan masih banyak siswa yang belum paham dalam hal mengoperasikan komputer serta jaringan internet.

Walaupun dalam Keterbatasan di sekolahnya, namun sambung Eden, tetap saja pada akhir tahun pelajaran 2016/2017 mendatang, pihaknya akan melaksanakan UNBK, karena selain mencoba juga sekaligus melaksanakan imbauan dari pihak Disdik Provinsi Jabar tersebut, biarpun banyak kendala nantinya, tetapi diharapkan bisa teratasi dan dapat berhasil sesuai harapan.

"Kendala pelaksanaan UNBK itu, di antaranya seperti kurangnya perangkat komputer, lemahnya jaringan internet, beban daya listrik juga, dan fasilitas ruang ujian, semuanya itu seluruhnya sedang diupayakan supaya saat UNBK nanti berhasil dengan baik," bebernya merinci.

Sebab, imbuh Eden, perangkat komputer yang harus dimiliki sekolah disesuaikan dengan banyaknya jumlah siwa Kelas XII yang akan mengikuti ujian nanti. Sedangkan, terdapat sebanyak 84 orang siswa di SMK Mitra Pasundan, sementara perangkat komputer baru memiliki 17 set dan 1 server, padahal idealnya harus ada 40 komputer dan 2 server, seluruh kekurangan untuk UNBK tersebut rencananya akan dibiayai dari dana talangan yang nantinya bakal dimusyawarahkan dengan seluruh orang tua siswa.

"Tapi, andai pengadaan kekuarangan alat utuk UNBK bisa dibiayai dari dana BOS, maka tidak akan membebankan pada seluruh orang tua siswa, cukup dengan uang BOS saja. Namun sayang, sampai sekarang belum ada Juklak Juknisnya bisa digunakan untuk belanja perangkat komputer," tukasnya.

Sementara itu, Iwan Yusup (48) orang tua siswa SMK Mitra Pasundan menjelaskan, sebenarnya pelaksanaan UNBK di sekolah yang berada di daerah, seharusnya jangan sekaligus dilaksanakan tapi harus dilakukan secara berangsur, supaya pihak sekolah tidak terlalu kaget.

"Yang akhirnya, memaksakan kehendak pinjam dana bantuan untuk beli perangkat komputer, server, bangun ruangan operator ujian, tambah daya listrik, dan biaya lainnya, yang akhirnya pihak sekolah terlilit utang," tuturnya.

Dengan begitu, diharapkan kata Iwan, kepada SMA/SMK yang berada di daerah pedesaan, apalagi yang berada di Cianjur Selatan, mohon jangan memaksakan kehendak, lebih baik melaksanakan ujian tertulis seperti biasa.

"Juga diharapkan, pada pihak Disdik Provinsi Jabar, UNBK untuk SMA/SMK yang berada lokasinya di daerah, mohon jangan dipaksakan harus mengikuti UNBK karena kasian terhadap siswanya, selain masih banyak yang gaptek juga biaya untuk beli perangkat komputer, listrik, jaringan internet itu harus dipikirkan pula dengan cara lebih  matang," tutupnya. (rr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.

Aktualita 4 jam yang lalu

Dirut RSUD Klaim Tak Ada Masalah

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengaku sudah memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan.

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Aktualita 23/04/2018 08:00 WIB

Mimpi Besar Bupati yang Kontroversial

PEMINDAHAN ibu kota Cianjur ke wilayah Kecamatan Campaka rupanya merupakan rencana besar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, setelah beberapa bulan berhasil menduduki tahta pemerintahan Kabupaten Cianjur.…

Aktualita 23/04/2018 07:55 WIB

Dunia Terbalik Ala Pemkab Cianjur

SETELAH heboh dengan Megaproyek Campaka yang melabrak aturan dan untuk pertama kalinya terjadi banjir di kawasan perkotaan, kini masyarakat Cianjur kembali dibuat heboh dengan adanya pemandangan pesawahan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…