Sabtu, 18 Nopember 2017 - Pukul 21:00

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?
Kang Anton

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?

FAKTA atau sekelumit masalah yang pernah terangkum di Berita Cianjur, menjadi perhatian bahkan membuat bingung masyarakat Cianjur. Pemimpinnya ada, tapi masalahnya seolah…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Pelaksanaan UNBK SMA/SMK di Daerah, Diprediksi Bakal Banyak Kendala

Oleh: Apip Samlawi - Jumat 24 Pebruari 2017 | 00:08 WIB

Pelaksanaan UNBK SMA/SMK di Daerah, Diprediksi Bakal Banyak Kendala

Foto: BC/Apip Samlawi

BERITACIANJUR.COM - Adanya imbauan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, pada akhir tahun pelajaran 2016/2017 di seluruh SMA/SMK termasuk yang berada di daerah, diharapkan mampu melaksanakan Ujian Nasonal Berbasis Kompiuter (UNBK). Namun hal itu, khususnya bagi sekolah yang berada di pelosok seperti pedesaan akan mendapat banyak kendala dan dikhawatirkan bakal terjadi kegagalan.


Karena, menurut Kepala SMK Mitra Pasundan Kecamatan Bojongpicung, Eden Romansah, mengingat kurang siapnya di setiap sekolah, khususnya mengenai keterbatasan perangkat komputer, lemahnya jaringan Internet, ruangnya operator komputer, dan masih banyak siswa yang belum paham dalam hal mengoperasikan komputer serta jaringan internet.


Walaupun dalam Keterbatasan di sekolahnya, namun sambung Eden, tetap saja pada akhir tahun pelajaran 2016/2017 mendatang, pihaknya akan melaksanakan UNBK, karena selain mencoba juga sekaligus melaksanakan imbauan dari pihak Disdik Provinsi Jabar tersebut, biarpun banyak kendala nantinya, tetapi diharapkan bisa teratasi dan dapat berhasil sesuai harapan.


"Kendala pelaksanaan UNBK itu, di antaranya seperti kurangnya perangkat komputer, lemahnya jaringan internet, beban daya listrik juga, dan fasilitas ruang ujian, semuanya itu seluruhnya sedang diupayakan supaya saat UNBK nanti berhasil dengan baik," bebernya merinci.


Sebab, imbuh Eden, perangkat komputer yang harus dimiliki sekolah disesuaikan dengan banyaknya jumlah siwa Kelas XII yang akan mengikuti ujian nanti. Sedangkan, terdapat sebanyak 84 orang siswa di SMK Mitra Pasundan, sementara perangkat komputer baru memiliki 17 set dan 1 server, padahal idealnya harus ada 40 komputer dan 2 server, seluruh kekurangan untuk UNBK tersebut rencananya akan dibiayai dari dana talangan yang nantinya bakal dimusyawarahkan dengan seluruh orang tua siswa.


"Tapi, andai pengadaan kekuarangan alat utuk UNBK bisa dibiayai dari dana BOS, maka tidak akan membebankan pada seluruh orang tua siswa, cukup dengan uang BOS saja. Namun sayang, sampai sekarang belum ada Juklak Juknisnya bisa digunakan untuk belanja perangkat komputer," tukasnya.


Sementara itu, Iwan Yusup (48) orang tua siswa SMK Mitra Pasundan menjelaskan, sebenarnya pelaksanaan UNBK di sekolah yang berada di daerah, seharusnya jangan sekaligus dilaksanakan tapi harus dilakukan secara berangsur, supaya pihak sekolah tidak terlalu kaget.


"Yang akhirnya, memaksakan kehendak pinjam dana bantuan untuk beli perangkat komputer, server, bangun ruangan operator ujian, tambah daya listrik, dan biaya lainnya, yang akhirnya pihak sekolah terlilit utang," tuturnya.


Dengan begitu, diharapkan kata Iwan, kepada SMA/SMK yang berada di daerah pedesaan, apalagi yang berada di Cianjur Selatan, mohon jangan memaksakan kehendak, lebih baik melaksanakan ujian tertulis seperti biasa.


"Juga diharapkan, pada pihak Disdik Provinsi Jabar, UNBK untuk SMA/SMK yang berada lokasinya di daerah, mohon jangan dipaksakan harus mengikuti UNBK karena kasian terhadap siswanya, selain masih banyak yang gaptek juga biaya untuk beli perangkat komputer, listrik, jaringan internet itu harus dipikirkan pula dengan cara lebih  matang," tutupnya. (rr)

Komentar