Rabu, 20 Juni 2018 | Cianjur, Indonesia

Potensi Pajak Penyewaan Villa di Cipanas, Capai Miliaran Rupiah

Mustofa

Sabtu, 25 Februari 2017 - 02:41 WIB

Foto: BC/Mustofa
Foto: BC/Mustofa
A A A

Pemkab Cianjur Kehilangan PAD

BERITACIANJUR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, harus cepat membuat regulasi untuk pengenaan pajak bagi villa-vill yang disewakan, jika tidak ingin kehilangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Saat ini banyak villa di kawasan Cipanas dan sekitarnya yang disewakan secara ilegal tanpa dikenakan pajak.

Estate Manager Kota Bunga, Cipanas, Franky Komonong sempat menghitung secara kasar, bahwa pajak villa di areal Kota Bunga yang disewakan secara ilegal oleh pemiliknya, dalam setahun bisa mencapai Rp4 Miliar lebih. Hal itu, dihitung jika setiap villa diasumsikan disewakan sebesar Rp500 ribu/hari.

"Ini nilai paling minim, karena sebenarnya tidak ada villa yang disewakan secara illegal itu kurang dari Rp500 ribu. Jika diambil pajaknya 10% dan dikalikan jumlah villa yang disewakan secara ilegal berapa banyak. Saat ini saja, sudah hampir mencapai 1.000 villa yang disewakan secara ilegal," kata Franky, saat dihubungi, Kamis (23/2/2017).

Franky menyebut, asumsi itu hanya dari satu komplek Kota Bunga saja, belum termasuk dari villa lainnya yang bertebaran di kawasan wisata Cipanas.

"Sebenarnya tinggal kemauan dari Pemkab Cianjur saja. Jika ingin pajak ini lose, ya tidak usah ditarik, toh penyewaanya juga ilegal. Tapi jika ingin meningkatkan PAD, ya harus ada keberanian dan regulasinya harus jelas," paparnya.

Selaku pengelola areal Kota Bunga, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, manakala pemilik villa menyewakan kepada pihak lain. Karena dari awal perizinan, villa di Kota Bunga hanya untuk hunian.

"Kami tidak pernah melegalkan villa itu disewakan, jelas itu menyalahi perizinan, karena sejak awal, perizinannya adalah untuk hunian, bukan untuk disewakan," tegasnya.

Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Cianjur, Atte Adha Kusdinan mengaku, siap jika ada regulasi yang mengharuskan penyewaan villa dikenakan pajak. Saat ini, ia mengaku, tengah merumuskan dengan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga untuk regulasi pengenaan pajak villa yang disewakan tersebut.

"Dalam rangka peningkatan PAD, jelas villa yang disewakan itu harus dikenakan pajak. Saat ini, kami tengah koordinasi dengan Dinas Pariwisata, karena perizinannya berada di Pariwisata. Kami hanya selaku penagih pajaknya. Jika sudah ada izin, jelas akan dikenakan," tegasnya.

Diakuinya, sebenarnya bisa saja itu diterapkan pajak, seperti kos-kosan. Karena untuk saat ini, pajak kos-kosan sudah diatur.

"Bisa saja, seperti pajak kos-kosan. Tapi kita menunggu hasil dari Dinas Pariwisata, seperti apa regulasinya," jelasnya. (bis)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Ragam 11/06/2018 22:35 WIB

Charfest 2018 Sukses Ajak Donasi Warga Cianjur

Charity Festival (Charfest) 2018 digelar di 4 lokasi berbeda di Cianjur. Circle Of Donate (COD), Rengginang Eyang dan BW Squad menjadi pempelopor kegiatan sosial ini. Charfest berhasil mengumpulkan donasi…

Ragam 11/06/2018 22:23 WIB

Perbaiki Masjid, CTC Gulirkan Bantuan Guna Tingkatkan Kepedulian Sosial.

Cianjur Tiger Club (CTC) menggelar bakti sosial dalam momentum Ramadan. Meskipun sudah jadi agenda rutin, tapi kini bantuan sosial diberikan pada sejumlah masjid untuk pembangunan dan perbaikan bangunan.

Cianjur Euy 11/06/2018 22:12 WIB

Eka Sastra Berikan 5000 Bingkisan Ramadhan kepada Baraya

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Eka Sastra menggelar buka bersama dan silaturahmi dengan konstituennya yang disebut Baraya di Aula Gedung DKC, Sabtu (9/6) petang. Mempererat tali silaturahmi…

Aktualita 08/06/2018 07:00 WIB

Usut Tuntas Pengelolaan PPJ

MENGUATNYA dugaan penyimpangan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di Cianjur, membuat sejumlah aktivis untuk segera melaporkannya ke pihak kepolisian. Benarkah?

Cianjur Euy 08/06/2018 06:05 WIB

Hari Ini Jadi Puncak Arus Mudik

DIKARENAKAN hari ini (8/6/2018) merupakan hari terakhir pegawai bekerja dan Senin (11/6/2018) sudah mulai memasuki cuti bersama, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memprediksi hari ini dan Sabtu (9/6/2018)…

Si Maung 08/06/2018 03:08 WIB

Tiga Pemain Persib yang Makin Disorot

SETELAH menutup libur Idul Fitri dengan kemenangan telak 3-0 atas PSMS Medan pada Selasa (5/6/2018) lalu, ada tiga pemain Persib yang kian mendapat simpati dari bobotoh, bahkan menyedot perhatian publik…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:28 WIB

Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Terjadi Pada H-2 Lebaran

HARGA berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat di Cianjur, diperkirakan bakal tak terkendali pada H-2 hingga H-1 Idul Fitri 1439 Hijriyah. Pasalnya, pada saat itu volume pasokan makin menyusut dan…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pelaksanaan Arus Mudik, Puskesmas Agar Siaga 24 jam

MENGHADAPI pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1439 Hijriah seluruh Pusat Kesehatan Masyarakaat (Puskesmas) diinstruksikan untuk buka dan memberikan pelayanan 24 jam. Hal itu disampaikan Kepala…

Cianjur Euy 07/06/2018 20:27 WIB

Pipa Bocor Pasokan Air Bersih Ke Sejumlah Wilayah Tersendat

PERUSAHAAN Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, Cianjur mengklaim tersendatnya pasokan air bersih kepada pelanggan dalam beberapa hari terakhir disebabkan kerusakan pipa.

Aktualita 07/06/2018 08:00 WIB

Dugaan Penyelewengan Pengelolaan PPJU Makin Menguat

DUGAAN adanya kejanggalan atau penyelewengan pengelolaan Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) di Cianjur, semakin menguat. Benarkah?