Selasa, 24 Oktober 2017 - Pukul 00:07

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Semua Siswa Al-Ma'moen Wajib Berbahasa Inggris

Oleh: Susi Susilawati - Kamis 03 September 2015 | 08:08 WIB

Semua Siswa Al-Ma'moen Wajib Berbahasa Inggris

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Selain berbasis agama, program unggulan yang diterapkan SMP Al-Mamoen yakni mewajibkan siswanya untuk berbahasa Inggris. Tidak hanya itu, program tersebut juga berlaku bagi tenaga pendidik.

 

Kepala SMP Al-Mamoen Dede Muharamsyah menyebutkan, program tersebut diterapkan berdasarkan pertimbangan kemajuan zaman sekarang ini. Pihaknya mengaku, ingin mempersiapkan generasi yang berkualitas sehingga perlu dibekali kemampuan berbahasa.

 

“Dari kelas VII, VIII dan IX, seluruhnya ditampung dalam delapan kelas. Untuk jumlahnya sendiri, total ada 147 siswa,” ungkapnya.

 

Lanjut Dede, penerapan penggunaan bahasa Inggris tidak hanya pada mata pelajarannya saja. Namun, untuk materi pelajaran lainnya tidak diwajibkan sebagaimana pada mata pelajaran bahasa Inggris.

 

“Yang penting setiap hari digunakan. Karena, untuk bisa mahir perlu pembiasaan. Makanya, penggunaannya tidak hanya dalam percakapan biasa tapi juga di ruang kelas dengan materi mata pelajaran lainnya,” terangnya.

 

Penerapan penggunaan bahasa Inggris, juga tidak hanya sekedar alat komunikasi. Ditegaskannya, penerapan ini juga akan melalui proses penilaian. Hal ini ditujukan untuk mengevaluasi kemampuan siswa.

 

“Dengan cara ini, siswa pun akan lebih terampil dan mahir dalam berbahasa Inggris. Diharapkan juga, kegiatan ini tidak hanya dilakukan di lingkungan sekolah, melainkan lingkungan masyarakat. Sehingga kedepannya bisa menjadi salah satu keahlian yang dimiliki setiap siswa lulusan Al-Mamoen,” harapnya. (zul)

Komentar