Sabtu, 18 Nopember 2017 - Pukul 21:05

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?
Kang Anton

Jabatan, Amanah atau Aman Ah?

FAKTA atau sekelumit masalah yang pernah terangkum di Berita Cianjur, menjadi perhatian bahkan membuat bingung masyarakat Cianjur. Pemimpinnya ada, tapi masalahnya seolah…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

retro

Akhirnya, Kampung Sindangsari Ditunjuk Sebagai Lokasi P2WKSS

Oleh: Herry Febriyanto - Selasa 28 Pebruari 2017 | 11:26 WIB

Akhirnya, Kampung Sindangsari Ditunjuk Sebagai Lokasi P2WKSS

Foto: BC/Rudi Rusmana

BERITACIANJUR.COM - Kampung Sindangsari RT 2 RW 9, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, ditunjuk menjadi lokasi program kegiatan terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS).


Hanya saja, buat memulai jalannya program ini masih harus menunggu Surat Keputusan (SK) Bupati Cianjur terlebih dahulu.


Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi mengatakan, alasan dipilihnya Kampung Sindangsari berdasarkan hasil penilaian dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang menyatakan layak dan masuk dalam kriteria progran P2WKSS.


"Desa 'kan hanya menyodorkan sample ataupun beberapa kampung yang akan dinilai dan ditetapkan nantinya," ujarnya kepada "BC", Selasa (28/2/2017).


Menurutnya, berbagai langkah persiapan sudah dilakukan sekitar dua bulan ini dengan membentuk kelompok-kelompok pemberdayaan yang nantinya akan ditangani lebih lanjut oleh OPD terkait.


"Apapun infrastruktur yang akan dibangun di kampung itu nantinya, tergantung kebutuhan," katanya.


Lebih lanjut, dikatakannya, jika berbicara kebutuhan pasti banyak. Hanya saja, nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga akan menyesuaikan dengan anggaran yang ada, termasuk menurunkan tim dari kabupaten untuk lebih intens lagi turun ke lapangan.


"Nantinya tim dari kabupaten dan desa akan sering turun ke lokasi untuk menganalisa, sekaligus melihat langsung kebutuhan serta pemberdayaan apa saja di kampung tersebut yang bisa diajukan," tandasnya. (rr)

Komentar