Jumat, 20 Oktober 2017 - Pukul 02:52

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Begini Cara Tangani ODGJ

Oleh: Herry Febriyanto - Selasa 28 Pebruari 2017 | 17:16 WIB

Begini Cara Tangani ODGJ

Foto: BC/Herry Febriyanto

Cegah Pemasungan

 

BERITACIANJUR.COM - Masyarakat saat ini sudah tidak perlu bingung lagi, ketika ditemukan adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di lingkungan rumah dan tempat tinggalnya.


Pasalnya, sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 18 Tahun 2014 tentang kesehatan jiwa, langkah pertama yang dilakukan ialah  melaporkan terlebih dahulu ke Puskesmas atau Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk dilakukan penyembuhan.


Terlebih, saat ini penanganannya sudah dilakukan secara terpadu yang diatur dalam nota kesepakatan Nomor 1 Tahun 2017 dengan melibatkan semua pihak terkait. Seperti Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kemensos, Polri, hingga Depdagri.


"Jadi intinya, ketika ada ditemukan orang yang sakit jiwa harus ditangani terlebih dahulu oleh Puskesmas ataupun Dinas Kesehatan. Dimana penanganannya melibatkan dokter jiwa. Sehingga tidak ada lagi cara menangani orang yang terganggu jiwanya di pasung," ujar Kepala Dinsos Kabupaten Cianjur, Sumitra, usai menghadiri sosialisasi bebas pasung kegiatan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas di Aula Kantor Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Selasa (28/2/2017).


Apabila sudah dianggap sembuh, sambung Sumitra, nantinya akan ada rekomendasi dari dokter jiwa ke Dinsos untuk dilakukan rehabilitasi masalah mental dan diberdayakan melalui pelatihan.


"Makanya kami terus melakukab sosialisasi agar bisa dipahami oleh semua pihak, dari mulai aparat wilayah termasuk masyarakat sendiri," katanya.


Terkait dengan penindakan ODGJ, nantinya bisa melibatkan Satpol PP. Sedangkan bagi mereka yang sudah dianggap sembuh oleh Dinsos akan dikirimkan ke Panti Rehabilitasi di Bandung, Sukabumi, dan Bogor.


"Sampai saat ini sudah ada lima orang pasien dengan gangguan jiwa yang sudah sembuh, kami kirimkan mengikuti pelatihan di panti rehabilitasi," ungkapnya. (rr)

Komentar