Selasa, 24 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Soal Pemberhentian Sementara, Kades Sukalaksana

Herry Febriyanto

Rabu, 01 Maret 2017 - 15:43 WIB

Foto: BC/Herry Febriyanto
Foto: BC/Herry Febriyanto
A A A

BERITACIANJUR.COM - Sejumlah kalangan pun akhirnya turut berkomentar, pascapemberhentian sementara Kepala Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Agung Trisakti, oleh Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, baru-baru ini.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, keputusan yang diambil bupati sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Karena, biar bagaimanapun seorang Kepala Desa harus menjadi panutan bagi warga, terlebih mereka dipilih secara langsung.

“Harus bisa menunjukkan etika yang baik, sopan santun, dan bersahabat dengan masyarakat. Kalau norma-norma itu tidak dilakukan, tentu masyarakat akan kecewa. Makanya bagi Kades yang menyalahi aturan, ditindak dengan aturan yang ada,” ujarnya kepada “BC”, Selasa (28/2/2017).

Wabup bahkan meminta DPC Asosiasi Pemerintaha Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Cianjur, harus bisa mewadahi sekaligus membina Kepala Desa yang melaksanakan jabatannya yang tidak sesuai aturan.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPC Apdesi Kabupaten Cianjur, untuk Wilayah Utara, Tjutju Hidayat menilai, keputusan bupati yang memberhentikan sementara Kepala Desa Sukalaksana, Agung Trisakti, sudah melakukan kajian lebih jauh.

“Seorang Kades merupakan figur bagi masyarakat, jangan mentang-mentang jadi Kades lantas tidak menghargai masyarakat,” katanya.

Apalagi dengan adanya Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, tentunya bagi seorang Kades harus mengikuti aturan yang berlaku. Karena jabatan yang diembannya tidak berarti memiliki wewenang sepenuhnya, apalagi Kades dipilih oleh masyarakat dan mengabdi untuk masyarakat.

“Kalau ingin menjadi Kades, yang paling utama harus niat dahulu untuk mengabdi ke masyarakat, dan ini yang paling penting. Apalagi yang mengawasi kinerja Kades adalah masyarakat langsung,” katanya.

Menurutnya, Apdesi sendiri terus melakukan pembinaan khususnya bagi para Kepala Desa yang diketahui memiliki arogansi. Khusus di wilayah Cianjur Utara sendiri, sepekan sekali selalu dilakukan agenda pertemuan untuk bertukar pikiran khususnya yang menyangkut dengan pengelolaan keuangan.

“Bantuan keuangan yang diterima oleh desa, baik dari Pemda maupun pusat, harus dijabarkan secara terbuka dan transparan ke masyarakat. Karena, kalau tidak benar dalam pengelolaannya, jangan harap bisa lama menjabat Kades,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur, Dedi Suherli mengatakan, berdasarkan peraturan UU No 06 Tahun 2014 tentang Desa, Permendagri No 82 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, serta berdasarkan Perda Kabupaten Cianjur No 04 Tahun 2015 tentang Desa, pihaknya mendukung langkah Pemkab yang sudah mengambil tindakan pemberhentian sementara Kepala Desa Sukalaksana tersebut karena terbukti tidak mampu melaksanakan kewajiban dan melanggar larangan sebagai Kepala Desa yang berpotensi merugikan keuangan negara, serta menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hanya, terkait dugaan penyimpangan anggaran, perlu dilakukan penyelidikan, apakah bersifat kesalahan administratif atau ada unsur kesengajaan penyalahgunaan kewenangan untuk menguntungkan diri sendiri.

“Kalau ranahnya masih bersifat administratif, tinggal diberikan kesempatan untuk memperbaiki. Tetapi, kalau ranahnya sudah masuk ranah pidana, dapat ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada pihak berwenang, agar dilakukan penyelidikan,” katanya.

Terkait dugaan perilaku yang tidak patut, yang dilakukan Kades, dirinya menganggap, telah melanggar larangan sebagai Kepala Desa, karena telah membuat keresahan di masyarakat.

Dedi pun mengimbau, kepada masyarakt untuk tenang dulu, karena pemerintah sudah mengambil tindakan pemberhentian sementara dan pemerintah sudah memberikan kesempatan kepada Kades yang bersangkutan untuk memperbaiki apa yang menjadi kesalahannya.

“Kalau sudah diberi kesempatan masih saja tidak ada perubahan, maka pemerintah dapat memberhentikan Kades tersebut secara permanen,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Desa yang bersangkutan diberhentikan sementara melalui Keputusan Bupati Cianjur Nomor: 141/Kep.40-DPMD/2017 tanggal 27 Februari 2017 tentang Pemberhentian Sementara Kades Sukalaksana dan Pengangkatan Penjabat (Pjs) Kepala Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara.

Ada dua poin hingga sanksi tersebut dijatuhkan, di antaranya karena Kepala Desa tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik dan mengindahkan larangan tentang Pemerintahan Desa. (rr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 4 jam yang lalu

Masyarakatnya Masih Miskin Malah Bangun Gedung

TAK hanya melabrak aturan, Megaproyek Campaka dinilai sejumlah kalangan dibangun di saat kondisi kemiskinan di Cianjur cukup memprihatinkan.

Aktualita 4 jam yang lalu

Dirut RSUD Klaim Tak Ada Masalah

DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, Ratu Tri Yulia mengaku sudah memenuhi panggilan penyidik Kepolisian Resor (Polres) Cianjur untuk dimintai keterangan.

Si Maung 6 jam yang lalu

Laga El Clasico Panas Sebelum Laga Dimulai

LAGA Persib kontra Persija memang baru akan dimulai Sabtu (28/4/2018) mendatang. Namun panasnya laga bertajuk “El Clasico” sudah terasa sebelum laga dimulai.

Si Maung 6 jam yang lalu

Pede, Gomez Targetkan Kemenangan di Jakarta

BUKAN imbang tapi menang. Itulah target Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomes, pada laga bertajuk “El Clasico” yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (28/4/2018)…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Laporan Keuangan Desa di Cianjur Belum Seragam

PEMERINTAHAN Desa (Pemdes) di Kabupaten Cianjur masih belum seragam dalam sistem laporan keuangan desa. Ada yang masih menggunakan Sistem Pengelolaan Keuangan Desa (Silokades) tapi juga yang sudah menerapkan…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Satlantas Pantau Ruas Infrastruktur Jalan

SATUAN Lalulintas Polres Cianjur, mengagendakan survei pemantauan ruas-ruas infrastruktur jalan menjelang arus mudik Idul Fitri 2018. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Rendy Setia Permana,…

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Baru Dibuka, 'Sabore Kitchen' Diburu Pecinta Gelato

BISNIS kuliner di Kabupaten Cianjur semakin dilirik. Banyak lokasi kafe dan restoran 'anyar' tumbuh di kota yang terkenal dengan kota tauco ini. Tak heran jika antar outlet kuliner saling adu konsep,…

Aktualita 23/04/2018 08:00 WIB

Mimpi Besar Bupati yang Kontroversial

PEMINDAHAN ibu kota Cianjur ke wilayah Kecamatan Campaka rupanya merupakan rencana besar Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, setelah beberapa bulan berhasil menduduki tahta pemerintahan Kabupaten Cianjur.…

Aktualita 23/04/2018 07:55 WIB

Dunia Terbalik Ala Pemkab Cianjur

SETELAH heboh dengan Megaproyek Campaka yang melabrak aturan dan untuk pertama kalinya terjadi banjir di kawasan perkotaan, kini masyarakat Cianjur kembali dibuat heboh dengan adanya pemandangan pesawahan…

Cianjur Euy 22/04/2018 20:53 WIB

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…