Senin, 22 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Jura Umum Tenis Meja Open Turnamen Diraih Tim Kab. Cianjur

Apip Samlawi

Rabu, 01 Maret 2017 - 23:22 WIB

Foto: BC/Apip Samlawi
Foto: BC/Apip Samlawi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Famili Plus Cianjur meraih juara umum tenis meja pada open turnamen yang diselenggarakan di Aula Wisma Karya Cianjur.

Sedikitnya 152 orang atlet tenis meja yang terbagi dari 5 kelas, di antaranya Kelas Pemula Putra/Putri, Kadet Putra/Putri, Divisi 2 Umum, Divisi 3 Umum, dan Kelas Beregu Umum, yang datang dari Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Kabupaten Bogor.

Ketua I Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Cianjur, H Anwar Saiful mengatakan, open turnamen tenis meja ini diselenggarakan pengurus PTMSI dengan tujuan untuk mencari bibit atlet tenis meja, dan meregenerasikan para atlet tenis meja, karena tak sedikit atlet tenis meja tingkat nasional yang berasal dari Kabupaten Cianjur.

"Pengurus Pengcab PTMSI Kabupaten Cianjur, tiap tiga bulan sekali mengadakan open turnamen tenis meja dari berbagai kelas, hal itu dilakukan tiada lain untuk mencari bibit baru, generasi penurus para atlet yang telah menjadi atlet nasional," kata pria yang akrab disapa H Abo ini.

Saat ini, pihaknya pun telah banyak memiliki atlet tenis meja berbakat berasal dari berbagai kecamatan, seperti halnya atlet pemula putra/putri dari Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Cibeber, Haurwangi, Bojongpicung, Cipanas dan dari kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Cianjur.

"Seperti halnya para juara pertama, kedua, dan juara ketiga, atlet tenis meja yang berasal dari Kecamatan Cianjur, Ciranjang, Cibeber, dan Kecamatan Cipanas. Tentu saja, semua itu nantinya akan terus dibina secara rutinitas dan terarah," imbuhnya.

Dengan begitu, kata dirinya, semoga saja para atlet tenis meja yang ada di Kabupaten Cianjur, mampu menjadi atlet tenis meja tingkat nasional seperti para atlet tenis meja pendahulunya. Selain itu, pihaknya pun berharap, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, supaya para atlet tenis meja yang ada di Cianjur, jangan sampai pindah (dibeli) oleh kabupaten lain, karena hal tersebut banyak disayangkan berbagai pihak.

"Semoga saja, jangan sampai terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak atlet tenis meja yang berasal dari Kabupaten Cianjur, sekarang menjadi atlet tenis meja milik kabupaten lain yang ada di Provinsi Jawa Barat ini," tegasnya seraya menyesalkan hal itu.

Sementara itu, Dewan Penasehat Pengcab PTMSI Kabupaten Cianjur, H Apip Iskandar menambahkan, dengan dilaksanakannya tiga bulan sekali open turnamen tenis meja tersebut, tim Famili Plus Kabupaten Cianjur bisa terus menjadi juara umum.

"Ini menandakan kualitas tenis meja di Kabupaten Cianjur bisa dikatakan cukup baik, seperti halnya sekarang, Tim Asbo dari Cibeber, Margajaya, dari Ciranjang, dan tim Family Plus dari Cianjur, mampu mengumpulkan medali juara pertama dari kelima kelasnya sekaligus," ujarnya.

Dengan begitu, sambungnya, seluruh atlet tenis meja Kabupaten Cianjur, kedepannya diharapkan akan banyak bapak angkat, supaya para atlet tersebut benar-benar mampu menjadi atlet tenis meja di tingkat nasional yang nantinya akan membesarkan nama baik Kabupaten Cianjur juga. (rr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 7 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Bisnis Line 17 jam yang lalu

Gurihnya Sensasi Soto Bogor Siliwangi Bikin Nagih

SIAPA yang tak suka dengan gurihnya sajian kuah soto hangat? Selain memiliki cita rasa rempah yang kuat, irisan daging yang dipotong dadu, taburan bawang goreng, kacang kedelai, dan tomat segar terasa…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 17 jam yang lalu

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…