Senin, 23 Oktober 2017 - Pukul 07:37

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

sosialita

Kali Ciranjang Dibangun, Warga di 2 Kampung Sumringah

Oleh: Apip Samlawi - Kamis 02 Maret 2017 | 22:40 WIB

Kali Ciranjang Dibangun, Warga di 2 Kampung Sumringah

Foto: BC/Apip Samlawi

BERITACIANJUR.COM - Ratusan warga Kampung Pasir Angin, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang dan warga Kampung Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecaman Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, yang rumahnya berada di sekitar pinggiran Kali Ciranjang kini boleh berlega hati karena sempadan pinggiran Kali Ciranjang dibangun Tembok Penahan Tebing (TPT) atau lining.


Biaya pembangunan lining tersebut, kata Gunawan (45) selaku pelaksana pengerjaan dari dana Operasional Pemeliharaan (0P) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan pihak rekanan (pemborong).


"Dibangunnya TPT atau lining pingiran Kali ciranjang sepanjang 300 meter, dengan tinggi 3,5 meter, dan lebar sekitar 40 CM itu merupakan hasil ajuan warga setempat ke pihak BBWS Citarum, pada beberapa tahun yang lalu. Sebab permukiman yang ada di dua kampung tersebut kerap kali terjadi banjir yang diakibatkan dari luapan air Kali Ciranjang di saat musim hujan," bebernya.


Dengan dibangunnya TPT pinggiran Kali ciranjang ini, sambungnya, selain untuk menahan luapan air masuk ke permukiman dua kampung, juga sekaligus untuk menahan terjadinya longsor di sempadan Kali Ciranjang, karena kali tersebut tergolong saluran pembuang yang tiap tahun kondisinya semakin melebar akibat sering longsor.


"Selain itu, kita pun berterima kasih pada warga setempat yang telah ikut membantu hingga terlaksananya pembangunan TPT di pinggiran Kali Ciranjang ini, semoga saja pembangunan TPT tersebut cepat selesai dan seluruh warga di dua kampung tidak riskan lagi air banjir masuk rumah penduduk," ucapnya.


Sementara itu, Nyimas Farihat (58) tokoh masyarakat setempat yang rumahnya berada di sempadan Kali Ciranjang menjelaskan, bahwa seluruh warga setempat telah beberapa kali mengajukan pembangunan TPT di sempadan saluran Kali Ciranjang, karena tiap tahun khususnya pada musim hujan sudah pasti terjadi banjir yang airnya meluap ke permukan warga, hingga masuk rumah penduduk.


"Dengan adanya pembangunan TPT di sepadan Kali Ciranjang, seluruh warga yang berada di Kampung Pasir Angin, Kecamatan Ciranjang dan Kampung Sukamanah, Kecamatan Bojongpicung, sumringah dan merasa lega, sebab meyakini bila datang banjir bandang airnya tidak akan masuk lagi ke permukiman waraga dan tidak riskan lagi terjadi longsor karena arus air banjir bandang akan terhalangi TPT yang sekarang sedang dikerjakan pihak rekanan," paparnya.


Kendati begitu, pihaknya tetap masih merasa waswas karena TPT yang sekang sedang dibangun khususnya TPT yang berada di bagian hulu dinilai masih kurang tinggi, sebab ketingiannya masih sejajar dengan permukaan tanah yang nantinya luapan air masih dapat masuk ke permukiman warga.


"Sehingga diharapkan kepada pihak rekanan, supaya bangunan TPT yang berada di bagian hulu mohon ketinggiannya ditambah lagi sekitar 50 CM. Kami pun bersama seluruh warga lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur, pihak Provinsi Jawa Barat, dan kepada BBWS Citarum, yang telah peduli memperhatikan warga di dua kampung ini," tutupnya. (rr)

Komentar