Jumat, 27 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Kali Ciranjang Dibangun, Warga di 2 Kampung Sumringah

Apip Samlawi

Kamis, 02 Maret 2017 - 22:40 WIB

Foto: BC/Apip Samlawi
Foto: BC/Apip Samlawi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Ratusan warga Kampung Pasir Angin, Desa Nanggalamekar, Kecamatan Ciranjang dan warga Kampung Sukamanah, Desa Hegarmanah, Kecaman Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, yang rumahnya berada di sekitar pinggiran Kali Ciranjang kini boleh berlega hati karena sempadan pinggiran Kali Ciranjang dibangun Tembok Penahan Tebing (TPT) atau lining.

Biaya pembangunan lining tersebut, kata Gunawan (45) selaku pelaksana pengerjaan dari dana Operasional Pemeliharaan (0P) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, Provinsi Jawa Barat yang dikerjakan pihak rekanan (pemborong).

"Dibangunnya TPT atau lining pingiran Kali ciranjang sepanjang 300 meter, dengan tinggi 3,5 meter, dan lebar sekitar 40 CM itu merupakan hasil ajuan warga setempat ke pihak BBWS Citarum, pada beberapa tahun yang lalu. Sebab permukiman yang ada di dua kampung tersebut kerap kali terjadi banjir yang diakibatkan dari luapan air Kali Ciranjang di saat musim hujan," bebernya.

Dengan dibangunnya TPT pinggiran Kali ciranjang ini, sambungnya, selain untuk menahan luapan air masuk ke permukiman dua kampung, juga sekaligus untuk menahan terjadinya longsor di sempadan Kali Ciranjang, karena kali tersebut tergolong saluran pembuang yang tiap tahun kondisinya semakin melebar akibat sering longsor.

"Selain itu, kita pun berterima kasih pada warga setempat yang telah ikut membantu hingga terlaksananya pembangunan TPT di pinggiran Kali Ciranjang ini, semoga saja pembangunan TPT tersebut cepat selesai dan seluruh warga di dua kampung tidak riskan lagi air banjir masuk rumah penduduk," ucapnya.

Sementara itu, Nyimas Farihat (58) tokoh masyarakat setempat yang rumahnya berada di sempadan Kali Ciranjang menjelaskan, bahwa seluruh warga setempat telah beberapa kali mengajukan pembangunan TPT di sempadan saluran Kali Ciranjang, karena tiap tahun khususnya pada musim hujan sudah pasti terjadi banjir yang airnya meluap ke permukan warga, hingga masuk rumah penduduk.

"Dengan adanya pembangunan TPT di sepadan Kali Ciranjang, seluruh warga yang berada di Kampung Pasir Angin, Kecamatan Ciranjang dan Kampung Sukamanah, Kecamatan Bojongpicung, sumringah dan merasa lega, sebab meyakini bila datang banjir bandang airnya tidak akan masuk lagi ke permukiman waraga dan tidak riskan lagi terjadi longsor karena arus air banjir bandang akan terhalangi TPT yang sekarang sedang dikerjakan pihak rekanan," paparnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap masih merasa waswas karena TPT yang sekang sedang dibangun khususnya TPT yang berada di bagian hulu dinilai masih kurang tinggi, sebab ketingiannya masih sejajar dengan permukaan tanah yang nantinya luapan air masih dapat masuk ke permukiman warga.

"Sehingga diharapkan kepada pihak rekanan, supaya bangunan TPT yang berada di bagian hulu mohon ketinggiannya ditambah lagi sekitar 50 CM. Kami pun bersama seluruh warga lainnya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur, pihak Provinsi Jawa Barat, dan kepada BBWS Citarum, yang telah peduli memperhatikan warga di dua kampung ini," tutupnya. (rr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Petani Penggarap di Cianjur Tuntut Penerapan Reforma Agraria

RATUSAN petani penggarap di Cianjur menggeruduk gedung DPRD Kabupaten Cianjur, di Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kamis (26/4/2018) pagi.Mereka menuntut pemerintah mengimplementasikan reforma agraria karena…

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Lodaya 2018

KAPOLRES Cianjur AKBP Soliyah SIK, MH memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2018 di Lapangan Utama Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdulah bin Nuh, Kamis (26/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Warga Terdampak Banjir di Ciadun Kembali Tempati Rumah

WARGA di sejumlah kampung di Desa Kertajadi dan Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun yang sempat mengungsi akibat perkampungannya diterjang banjir bandang sudah kembali ke rumah mereka.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dua Kali, Kadisdik Diperiksa Polres

DUGAAN korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Cianjur semakin menguat. Hal itu menyusul diperiksanya Kadisdik Cianjur, Cecep Sobandi oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur.

Aktualita 22 jam yang lalu

Dugaan Permainan Proyek Terendus, Kadis Pertanian Dipanggil Polisi

WOW, ada apa dengan Cianjur? Setelah Kadisdik diperiksa karena dugaan korupsi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Pangan dan Holtikultura Kabupaten Cianjur, Mamad Nano pun dipanggil Sat Reskrim Polres…

Bisnis Line 25/04/2018 21:43 WIB

MyRobo Kembali ‘Unjuk Gigi’ Melalui Event CRG

SEJUMLAH pelajar dari SMP Al Azhar Cianjur yang tergabung dalam MyRobo berhasil mengharumkan nama Kabupaten Cianjur di kancah Internasional. Setelah mengalahkan kontingen dari beberapa Negara di Asia,…

Cianjur Euy 25/04/2018 21:06 WIB

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Cianjur Selatan

RATUSAN keluarga dievakuasi karena meluapnya air Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun. Sementara jalur penghubung Cianjur-Bandung di Kecamatan Naringgul tertutup longsor, akibatnya arus lalulintas di ruas…

Cianjur Euy 25/04/2018 21:06 WIB

Polres Cianjur Siap Gelar Ops Patuh Lodaya 2018

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur melalui Satuan Lalulintas Polres Cianjur akan menggelar Operasi Patuh Lodaya 2018, mulai Kamis (26/4/2018) hingga Minggu (6/5/2018).

Aktualita 25/04/2018 08:00 WIB

Mundur Sebelum Kami Turun Tangan

SEGERALAH untuk mundur sebelum kami yang turun tangan. Kalimat itulah yang tertulis dalam Surat Pernyataan Terbuka untuk Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dan wakilnya, Herman Suherman.

Aktualita 25/04/2018 07:55 WIB

Akhirnya Bupati Berani Sambangi Acara Menteri

Ada yang berbeda saat acara launching program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang digelar Kementrian Pertanian (Kementan) di Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (23/4/2018) lalu.