Senin, 11 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Karangtengah dan Sukaluyu Dikepung Banjir, Ratusan Hektare Sawah Rusak Parah

Apip Samlawi

Jumat, 03 Maret 2017 - 12:21 WIB

Foto: BC/Apip Samlawi
Foto: BC/Apip Samlawi
A A A

BERITACIANJUR.COM - Hampir tiap hari hujun terus menguyur kawasan Kecamatan Karangtengah, Sukaluyu, dan wilayah kecamatan lainnya di Kabupaten Cianjur, hingga mengakibatkan banjir bandang di setiap saluran Irigasi Primer, Sekunder, dan berbagai kali yang ada di setiap perdesaan, meluap ke permukinan warga serta merusak sejumlah fasilitas umum. Bahkan airnya masuk ke dalam rumah warga dan merusak puluhan hektare tanaman padi yang sebentar lagi mau di panen.

Informasi yang dihimpun, Kali Ciheulang yang mengalir di Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, mengalami banjir bandang dan airnya meluap ke permukiman warga Kampung Cirata RT 01 RW 06,  hingga masuk ke dalam rumah penduduk setinggi betis orang dewasa.

Sedangkan di Kampung Sindang Palay RT 02 RW 06, air menggenangi puluhan hektare sawah yang padinya sebentar lagi akan di panen dan mengalami rusak parah, juga menghancurkan sempadan Kali Ciheulang sepanjang 50 meter, dengan tinggi 2 meter, hingga airnya meluap ke tengah jalan setinggi paha orang dewasa dan arus lalulintas sempat putus selama 3 jam.

"Terjadinya banjir bandang itu diduga akibat saluran Kali Ciheulang sudah dangkal dan menyempit karena banyaknya bangunan yang tidak mematuhi aturan, dan banyaknya sampah plastik yang tiap hari dibuang warga yang berada di bagian hilir Kali Ciheulang," ucap Deni Setiabudi, selaku Kepala Desa babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah.

Di tempat berbeda, Kaur Kesra Desa Sidangraja, Kecamatan Sukaluyu, Pimpin Alipin menjelaskan, di kawasan Desa Sukasirna, Desa Hegarmanah, dan Desa Sindangraja, ada beberapa saluran Irigasi Primer yang airnya sering meluap di saat musim hujan, seperti yang terjadi baru-baru ini saluran Irigasi Primer Cibalagung–Cikidang terjadi banjir bandang yang airnya meluap ke berbagai kampung, seperti luapan air yang masuk ke dalam rumah penduduk Kampung Tabrik, Lio, Sindangraja, dan kampung lainnya, tidak hanya itu saja, luapan air sempat naik ke tengah Jalan Tungturunan-jangari, hingga arus kendaran macet total selama 2 jam lebih.

Puluhan hektare tanaman padi yang mau di panen pun terendam banjir, hingga tanaman padinya rusak parah dan kurang lebih belasan ton padi yang baru selesai disabit yang ditumpuk di tengah sawah ludes hanyut terseret banjir bandang, dan dua hari sebelum terjadi banjir bandang, kurang lebih 3 hektare sawah yang berada di Desa Sindangraja, terserang hama wereng coklat.

Sering terjadinya banjir bandang yang airnya meluap ke permukiman warga, mengenangi puluhan hektare sawah, dan menutup dua ruas jalur jalan itu diakibatkan dangkal dan  menyempitnya saluran Irigasi Primer maupun saluran Irigasi Sekunder, dan diduga seluruh saluran irigasi yang berada di bagian hilir tertutup banguan berbagai pabrik yang menjejer di pinggir Jalan Raya Cicantu-Jonggol.

"Dengan begitu, diharapkan kepada Pemerintah Cianjur, khususnya pada Dinas Pertanian, Dinas Pekerjaaan Umum (PU) Kabupaten Cianjur, mohon bantuan pengerukan dan pelebaran saluran Irigasi Primer maupun Sekunder, supaya kedepannya tidak terjadi lagi banjir bandang tiap tahun, karena kalau tidak segera dikeruk dan diperlebar maka musim hujan tahun depan akan terjadi banjir bandang lebih parah lagi," ujarnya. (rr)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Babinsa Dilingkungan Kodim 0608 Cianjur Ikuti Tes Urine

Puluhan Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan ASN di lingkungan Komando Distrik Militer (Kodim) 0608 Cianjur mengikuti tes urine di Aula Makodin, Jalan Siliwangi, Senin (11/12/2017).

Aktualita 14 jam yang lalu

Usai Periksa BPBP, Mobil Irda Dicegat

USAI melakukan pemeriksaan terhadap Balai Pengembangan Benih Padi (Cihea), tiba-tiba kendaraan yang ditumpangi tim Inspektorat Daerah (Irda) Jabar dicegat aktivis buruh tani. Ada apa?

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Berlangsung hingga Februari 2018, Waspadai Cuaca Ekstrem

AWAS! Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang diprediksi masih akan terjadi hingga Februari 2018. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Ahmad…

Cianjur Euy 14 jam yang lalu

Ini Nasib Buruh PT Ikon Garmindo

 BISA merasakan manisnya upah hasil keringat bekerja, sepertinya menjadi hal yang paling sulit bisa dirasakan ratusan buruh PT Ikon Garmindo, pabrik milik pengusaha asal Korea di Cianjur yang saat ini…

Kick Off 14 jam yang lalu

BCFL 2017, Makin Akhir Makin Panas

LUAR BIASA! Meski masih menyisakan satu laga, Bayu FC sudah memastikan diri sebagai Jawara Seri B Berita Cianjur Futsal League (BCFL) 2017. Perolehan poinnya sudah tak mungkin disalip para pesaingnya.

Bisnis Line 20 jam yang lalu

234 SC Lebarkan Sayap ke Selatan Cianjur

234 Solidarity Community (SC) yang terkenal sebagai Organisasi Massa (Ormas) terbesar di Cianjur, kini semakin fokus lebarkan sayapnya hingga ke pelosok Cianjur. Bertempat di Kecamatan Pasir Kuda, pada…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Pemda Kesulitan Atasi Lonjakan Harga Elpiji Bersubsidi

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur mengaku kesulitan mengatasi lonjakan harga elpiji bersubsidi (Gas ukuran 3 Kg) yang saat ini tengah terjadi di wilayah Cianjur.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Das Citarum Segera Dibersihkan

GIAT kerjabakti membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dalam waktu dekat akan digelar pihak TNI, menyusul adanya intruksi dari Pangdam III Siliwangi Jawa Barat.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Jelang Pemilu, Anggota Linmas Dapat Pembekalan

MENGANTISIPASI timbulnya konflik jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), 25 anggota Linmas Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang mendapat pembekalan.

Cianjur Euy 22 jam yang lalu

Gudang Biji Plastik Terbakar, Kerugian Capai Puluhan Juta

SEBUAH mesin pengolahan biji plastik di sebuah pabrik di Kampung Haurwangi RT 002/013, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi terbakar, Minggu (10/12/2017) sekitar pukul 07.45 WIB. Tak ada korban jiwa dalam…