Rabu, 13 Desember 2017 | Cianjur, Indonesia

Bupati Didesak Ganti Sekda

Rustandi/Wawan

Selasa, 25 April 2017 - 06:30 WIB

karikatur: Nandang s/bc
karikatur: Nandang s/bc
A A A

Terkait Munculnya Nama CA di Sejumlah Penyimpangan Berbau Korupsi

BERITACIANJUR.COM - Terkaitnya nama CA dalam berbagai temuaan penyimpangan yang terindikasi korupsi, belakangan ini, Bupati Cianjur didesak agar mengganti pejabat sekda sekarang.

Desakan mencuat setelah sejumlah aktivis mengadakan diskusi terbatas di sekretariat Forum Diskusi Mahasiswa dan Masyarakat (Fordismara) di Jalan Siliwangi, Cianjur, Senin (24/4/2017) siang kemarin. Selain masalah Sekda, beberapa isu hangat terkait jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Irvan Rivano Muchtar dan Wakilnya Herman Suherman, turut dibahas dengan serius.

Ketua Fordismara yang juga sebagai Ketua Forum Penyelamat Keuangan Negara (FPKN) Irhan Muhammad, mengungkapkan, diskusi yang dilaksanakan bersama sejumlah aktivis anti korupsi lainnya tersebut membahas berbagai masalah, terutama dugaan korupsi dalam tubuh pemerintahan anyar sekarang.

Irhan mengungkapkan,  pembahasan  terkait CA yang sekarang menjabat Sekda, berjalan serius dan sempat terjadi silang pendapat, diantara peserta diskusi yang hadir. Akhirnya disepakati, agar Bupati segera mengganti CA sebagai Sekda Kabupaten Cianjur.

Irhan membeberkan, kesepakatan para aktivis ini terjadi, setelah dalam diskusi menyeruak sejumlah data dugaan korupsi yang menyeret nama CA, saat jadi  Sekretaris Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan, terhitung sejak 2009 -2016.

“Nilai yang diduga terkorupsi pada dalam rentang waktu tadi, cukup fantastis. Masalahnya, kenapa hingga saat ini, aparat penegak hukum seperti dibutakan begitu saja.  Padahal beberapa fakta sering menyeruak ke publik,” beber Irhan.

Anehnya lagi, sambung Irhan, setelah terdengar kabar adanya upaya penggeledehan yang dilakukan penegak hukum Polda Jabar, ke sejumlah instansi di Kabupaten Cianjur, belum lama ini, kasus-kasus seperti ini, seakan tidak tersentuh sama sekali.

Ditanya langkah apa yang akan dilakukan forum, Irhan menjawab, hasil diskusi akan dibuat notulennya dan diserahkan ke Bupati Cianjur. “Salah satunya, surat soal desakan Bupati mengganti pejabat Sekda sekarang,” jawabnya.

 

Irhan menambahkan, selain didasari dugaan korupsi tadi, desakan mengganti CA,dipandang perlu, disaat kepercayaan publik teerhadap lembaga pemerintah menguat, karena faktor keseriusan Bupati dalam melakukan berbagai langkah pembangunan

Salah satunya imbuh Irhan, publik menilai Bupati sekarang, memiliki komitmen kuat terhadap upaya pemberantasan korupsi di internalnya. Publik tidak bisa memungkiri, saat Bupati dengan lantang menyatakan perang terhadap korupsi.

“Kan ga elok, kalau Bupati sekarang berjuang keras  menegakan aturan, termasuk niat memberantas korupsi, yang ditunjukannya melalui fakta integritas bersama lembaga KPK, harus ternoda dengan kasus dugaan korupsi ini. Makanya, kita meminta agar pejabat sekda diganti, ketimbang pemerintahan terus gaduh karena dugaan korupsi yang menyeretnya,” tambahnya

Sementara terkait jalannya pemerintahan anyar sekarang, Sekretaris Fordismara, Irfan Ridwansyah mengungkap, secara garis besar, jalannya pemerintahan satu tahun terkahir ini, cukup baik. Indikator itu, berdasarkan beberapa program pembangunan yang sudah dilaksanakan. Salah satunya, terjadi perubahan pembangunan yang mengarah pada perbaikan infrastruktur umum.

“Namun memang masih ada beberapa hal yang harus diwaspadai Bupati, salah satunya terkait proyek atau lelang pengadaan barang dan jasa, terutama lelang jalan, yang masih dibalut adanya indikasi jual beli proyek oleh oknum dinas terkait,” ucap Irfan.

Sayang saat desakan sejumlah aktivis anti korupsi soal Sekda Cianjur, akan dikonfrimasikan  langsung ke Bupati, karena hari libur, orang nomer satu di Cianjur itu, tidak bisa ditemui untuk diminta tanggapannya. Meski sudah diusahakan melalui telepon pribadinya, hingga berita ini tayang cetak, Bupati belum bisa dihubungi.

Seperti diketahui, meski FPKN dan Fordismara menuding adanya tindakan korupsi yang diduga menyeret CA yang kini menjabat Sekda Kabupaten Cianjur, Cecep sendiri beberapa kali dikonfirmasi, membantah keras tudingan itu semua.

Bahkan saat dilakukan konfirmasi beberapa waktu lalu, salah satu orang kuat dan berpengaruh di Pemerintahan ini,  sempat mempertanyakan keabsahan data yang dipegang FPKN soal dugaan korupsi yang dikait-kaitkan dengan dirinya. 

Cecep saat dikonfirmasi soal dugaan korupsi dalam proyek pengadaan batik tahun 2015 dengan nilai Rp 784.000.000,00, dilingkungan Dinas Pendidikan, dan pengadaan Alat Kesehatan Tahun 2009-2010 di Dinas Kesehatan, membantah semuanya.  

Ditegaskannya, selama menjabat dirinya sama sekali tidak pernah terlibat dalam indikasi korupsi yang ditudukan selama ini. Bahkan ketika menjabat kedua jabatan itu, tidak pernah ada indikasi korupsi apapun, termasuk dugaan korupsi pengadaan kain batik dan Alat Kesehatan (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Kemitraan Berdampak Positif Bagi KUMKM

SEJUMLAH pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Cianjur mengikuti sinergi kerjasama antara Rumah Pangan Kita (RPK) dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan…

Bisnis Line 18 jam yang lalu

Honda Suguhkan New Revo yang Lebih Keren

MESKI segmen motor bebek tak sehebat atau tak sedahsyat matik, Astra Honda Motor (AHM) mencoba terus untuk tetap memenuhi kebutuhan pecinta motor Honda Revo. Kali ini Honda resmi mempermak sekaligus memperkenalkan…

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Muspika Tinjau Harga Sembakao di Pasar Ciranjang

MENJELANG perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2018, Selasa (12/12) pagi hari, Muspika Kecamatan Ciranjang, meninjau harga sembako di Pasar Tradisional Ciranjang. Terlihat Kepala Pasar dan Kantib…

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Persiapan Giat Bersihkan DAS Citarum

PERSIAPAN kegiatan pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum mulai dilakukan Koramil Bojongpicung, Selasa (13/12) di Kampung Muhara, Desa/Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18 jam yang lalu

Ratusan Siswa PAUD Antuasias Ikuti Perlombaan

SEBANYAK 375 siswa/ siswi Paud dan TK yang berasal dari Kecamatan Ciranjang dan Haurwangi tampak antusias mengikuti lomba mewarnai gambar alam dan kesenian di lokasi Wana Wisata Pokland, kemarin.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Ratusan Polisi Disiagakan Jelang Natal dan Tahun Baru

RATUSAN personel dari Kepolisian Resor (Polres) Cianjur akan disiagakan di setiap gereja di Kabupaten Cianjur menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 mendatang.

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Seorang Mekanik AC Ditemukan Meninggal di Kamar Kontarakan

HUSEIN (34), seorang karyawan PT CKI yang sedang mendapatkan pekerjaan borongan dari PT Pou Yuen Indonesia (PYI) ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di Kampung Cikijing RT 02/01, Desa Selajambe,…

Cianjur Euy 20 jam yang lalu

Kapolres Cianjur Bersilaturhmi Dengan Awak Media

KAPOLRES Cianjur, AKBP Soliyah SIK, MH menggelar silaturahmi dengan awak media yang bertugas di Kabupaten Cianjur, di sebuah rumah makan ternama di bilangan Jalan Dr Muwardi (Bypass), Kelurahan Bojongherang,…

Cianjur Euy 21 jam yang lalu

Kepolisian Akan Tindak Spekulan Nakal

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur akan menindak tegas setiap spekulan komoditas bahan pokok yang nakal yang mengakibatkan harga komoditas di pasaran menjadi menjadi melonjak.

Aktualita 12/12/2017 07:40 WIB

Pak Bupati, Mana Janjimu?

JANJI Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar menggratiskan biaya pelayanan kesehatan kelas III di RSUD Sayang Cianjur, tak kunjung terealisasi.