Senin, 23 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Kang Irvan Janji Bangun Jalan Cilondok Cidaun

Rustandi

Selasa, 25 April 2017 - 06:25 WIB

MERIAH : Bupati dan Istrinya disambut meriah dengan helaran budaya sisingaan yang menjadi tradisi warga setempat untuk menyambut tamu. (foto humas pemda)
MERIAH : Bupati dan Istrinya disambut meriah dengan helaran budaya sisingaan yang menjadi tradisi warga setempat untuk menyambut tamu. (foto humas pemda)
A A A

*35 KM Kondisi Jalur Rusak Parah

BERITACIANJUR.COM - KANG Irvan (Sapaan akrab Bupati Cianjur) akan bekerja keras, agar bisa membangun jalur jalan Cidaun – Londok sepanjang 35 KM di Kecamatan Cidaun. Bupati sadar betul, kondisi jalan yang rusak saat ini, mempengaruhi terhadap kunjungan wisata dari daerah Kabupaten Bandung dan Garut.

 “Kami sangat berharap warga bisa turut berdo’a, agar Pemkab Cianjur diberikan kemampuan berikhtiar untuk membangun jalan ini. Masalahnya, saat iniAPBD sangat terbatas, jadi perlu berbagai upaya agar jalan sepanjang 35 KM ini bisa segera diperbaiki” kata Bupati dihadapan ribuan warga yang menghadiri kegiatan Program Percepatan Pembangunan CNL ke 85 di Kecamatan Cidaun, belum lama ini

Disebutkan Bupati, selama ini Pemkab Cianjur telah melakukan berbagai upaya termasuk pemangkasan anggaran dan memberikan prioritas kepada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan.

“Dari keseluruhan anggaran untuk percepatan pembangunan dibidang infrastruktur ini lebih dari 70 persennya dikucurkan untuk wilayah Cianjur Selatan,” jelas Kang Irvan.

Menurut Bupati, mengapa Cianjur selatan ?. Hal ini disebabkan karena kondisi infrastruktur di wilayah ini lebih membutuhkan sentuhan lebih banyak.

 “Jalan yang kondisinya rusak parah dan paling banyak membutuhkan percepatan pembangunan memang berada di wilayah Cianjur Selatan, salah satunya jalur Cidaun – Londok ini,”papar Bupati Irvan didampingi isteri tercinta Hj. Ratu Eliesye Irvan.

Pantaunnya sebelum mengunjungi Desa Mekarjaya, Bupati dan rombongan yang terdiri dari para kepala dinas dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terlebih dahulu singgah di Desa Puncakbaru Kecamatan Cidaun. Untuk menuju ke wilayah desa paling ujung di wilayah Cianjur Selatan itu dari ibu kota kecamatan Ciidaun harus ditempuh dengan kendaraan roda dua.

Sebagian pengendara yang nekat masuk wilayah ini melalui jalur Cidaun – Cibuluh – Londok akhirnya terjebak di tengah jalan, dan terpaksa memutar melalui jalur Ciwidey Kabupaten Bandung atau melalui Rancabuya Kabupaten Garut.

Waktu tempuh menuju Desa Mekarjaya dan Puncakbaru dari ibu kota Kabupaten Cianjur melalui jalur Kecamatan Cidaun bisa mencapai 9 jam dengan kecepatan rata-rata 45 Km/jam. Supaya waktu tempuh sedikit lebih pendek, bisa melalui jalur Ciwidey Kabupaten Bandung.

Dalam perjalan kali ini,  Bupati Cianjur didaulat naik ‘Sisingaan’, sebuah tradisi di Desa Mekarjaya dan Puncakbaru saat menerima tamu kehormatan. Diiringi beberapa tarian dan pentas kesenian daerah lainnya, kehadiran Bupati dan rombongan di desa itu disambut antusias warga.

Warga berharap kehadiran Bupati dan rombongan dapat mendatangkan semangat baru bagi warga di daerah ini. Sejumlah warga mengaku, sangat bangga, daerahnya bisa dikunjungi Bupati dan Istrinya, beserta sejumlah pejabat di Pemerintahan Kabupaten Cianjur.

Dikatakan Iyan (45), kedatangan orang nomer satu di Cianjur itu, bisa mempercepat pembangunan didaerahnya. “Harapan kami dengan kedatangan Bupati, kedepannya desa kami bisa lebih maju dan berkembang seperti desa-desa lainnya di perkotaan,” harapnya saat antri menunggu pembuatan KTP keluarganya di Posko Layanan Cepat Pembuatan Dokumen Kependudukan yang diselenggarakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di kegiatan CNL. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Mutia, Gadis Cilik Asal Cidaun Berprestasi di Seni Membaca Dongeng Sunda

TINGGAL dan mengenyam pendidikan di wilayah yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten, tak menjadikan halangan bagi Mutia Karin, siswa kelas IV SD Negeri Puncak Lawang, Kecamatan Cidaun untuk berkarya dan…

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Dishub Cianjur Akan Rubah Sistem Tarif Angkum

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur berencana merubah sistem tarif angkutan umum (Angkum). Kebijakan rencana itu untuk menyesuaikan kondisi angkum pasca perubahan trayek beberapa waktu lalu.

Cianjur Euy 11 jam yang lalu

Positif Amfetamin, Dua Remaja Perempuan Diamankan

DUA orang pengunjung tempat hiburan di Cianjur diamankan petugas gabungan dalam razia cipta kondisi (Cipkon) yang digelar Sabtu (21/4/2018) hingga Minggu (22/4/2018) dini hari.

Cianjur Euy 20/04/2018 21:59 WIB

Dua Polwan Polres Cianjur Ikuti Kartini Run 2018

DUA Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur akan memeriahkan lomba lari bertajuk Kartini Run 2018 yang akan digelar di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Hari Kartini, Polwan Polres Cianjur Gelar Pengobatan dan Makan Gratis

LIMA ratusan orang dari sejumlah wilayah di Cianjur mengikuti pengobatan gratis di lingkungan Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku, Kamis (19/4/2018) pagi.

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?