Senin, 19 Februari 2018 | Cianjur, Indonesia

Polisi Pastikan Kasus Penganiayaan Aktivis Berlanjut

Rustandi

Kamis, 27 April 2017 - 06:15 WIB

dok berita cianjur
dok berita cianjur
A A A

*Siapapun Pelakunya Akan Tetap Diproses Hukum

BERITACIANJUR.COM - KASAT Reskrim Polres Cianjur, AKP Benny Cahyadi, memastikan terkait kasus penganiyaan aktivis Ayat Suci, polisi masih melakukan pemeriksaan terhada sejumlah saksi mata.  Pemeriksaan dilakukan terus menerus, termasuk korban Irfan Ridwa (24)

“Kita pastikan kasus ini tidak akan berhenti begitu saja, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat ini, identitas kedua pelaku bisa segera terungkap,” kata Benny saat dimintai keteranganya, tekait aksi coboi yang dilakukan dua orang terkenal, terhadap Ifan di sekitar Fly Over, Jalan Arteri Lingkar Timur, Rabu (19/4/2017).

Benny juga memastikan, Polisi tidak akan pandang bulu dalam menegak hukum, meski pelaku dianggap dekat dengan kekuasaan. Siapapun pelakunya, tandas Benny, tetap akan diproses sesuai dengan hukumnya.

“Kita tidak akan melihat siapapun pelakunya nanti, pastinya polisi tetap akan berpegang pada hukum. Jadi jangan kawatir, kalau kasus ini berhenti begitu saja, karena polisi tidak akan lihat kiri dan kanan, meski pelaku dianggap dekat dengan orang penting,” janjinya

Disingung soal identitas kedua pelaku, Benny berkomentar, polisi masih mengumpulkan semua keterangan dari saksi dan pihak lainnya. “Tenang, nanti kalau sudah kita tangkap, pasti dilakukan gelar perkara, agar publik juga bisa mengetahuinya,” beber Benny tegas.

Korban penganiayaan, Ifan Ridwan, yang dihubungi terpisah, Harian Berita Cianjur, manyambut positif langkah polisi dalam mengungkap kasus yang dialaminya. Ifan yakin betul, Polisi bisa bertindak profesional dalam menangani kasus ini

“Saya memang berharap kasus ini bisa dibongkar ke publik, sehingga masyarakat tahu siapa pelaku, sekaligus dalang dibalik aksinya,” papar Ifan, saat berada di Sekretariat Ayat Suci di Jalan Maleber, Karangtengah, Cianjur.

Seperti diketahui, Aktivis Lembaga Aliansi Rakyat Untuk Sugih Mukti (Ayat Suci), Ifan Ridwan (24) mengaku dianiaya dua orang tak dikenal, pada Rabu (19/4/2017), saat dirinya hendak pulang ke rumahnya di Desa Meleber, Kecamatan Karangtengah, Cianjur. Selaian dianiaya, Ifan menyebut, pelaku mengancam akan menyikat habis dirinya dan keluarga, jika kembali ikut aksi demo mengritisi kebijakan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar.

Korban didampingi aktivis lainnya, membeberkan, kejadian terjadi pukul 08.00 WIB, saat perjalan pulang dari Kantor BPJS Cianjur. Dua motor RX King, tiba-tiba mengikuti dari belakang, tepat di Jalan Lingkar Timur, mengarah ke Flay Over. Setelah berbelok menuju arah Jalan Didi Prawira, dua pengendara motor yang terus membuntuti sejak masuk Jalan Lingkar Timur, langsung melakukan aksinya.

“Satu pengendara menyalip motor yang saya kendarai, sementara satu pengendara lainnya memepet sambil menendang, hingga saya tersungkur dan membentur pembatas jalan. Saat itu, saya sempat berpikir, kedua pelaku adalah genk motor yang akan merampas motor yang saya kendarai,” terang Ifan saat berada di Kantor Harian Berita Cianjur, kemarin.

Menurut Ifan, kedua pelaku yang menggenakan penutup muka, langsung menghampirinya dan melakukan beberapa aksi pemukulan. Selain memukul kepala dan tubuh, kedua pelaku sangat jelas mengeluarkan ancaman, akan menghabisi saya dan keluarga jika masih ikut dalam aksi demo menentang kebijakan Bupati.

“Ancaman itu diungkapkan salah satu pelaku, saat mencekik leher saya. Saya tidak akan lupa dan kata-katanya jelas sekali, kalau pelaku mengancam saya dan keluarga, kalau melakukan aksi susulan terhadap Bupati Cianjur,” aku Ifan dengan nada meninggi.

Ifan menjelaskan, ancaman keluar dari mulut salah satu pelaku, tepatnya berbahasa sunda dengan isi ancaman “SIA LAMUN KATINGGALI MILU AKSI DEMO DEUI  SIA JEUNG KELUARGA SIA MOAL TENANG HIRUP DICIANJUR”

Ifan mengkonfirmasikan, dirinya sempat melakukan perlawanan saat salah seorang pelaku lainnya, mencoba memukul bagian mukan dan bagian tubuh lainnya. Ketika dilawan beber Ifan, aksi kedua pelaku semakin brutal, hingga mengakibatkan, kepala bagian belakangnya mengalami benjol cukup parah.

“Untungnya, saat kejadian ada pengendara sepeda motor yang melintas dan sempat berteriak. Kedua pelaku itu seperti ketakutan dan kabur. Namun sebelum kabur, seorang pelaku kembali mengeluarkan ancaman,  TINGGALIKEUN JELEMA JELEMA NU SOK JENG SIA BAKAL BEAK KU AING HIJI HIJI,” ucap Ifan menirukan kata-kata ancaman pelaku yang kedua kalinya.

Kedua pelaku lanjut Ifan, sempat menendang kembali dirinya sebelum kabur dengan motor RX Kingnya. Ditendang cukup kencang, sebut Ifan, dirinya langsung tersungkur keras ke selekon yang ada di lokasi kejadian. “Untungnya saat itu ada tukang ojek yang menolong saya, hingga bisa kembali melanjutkan perjalan pulang,”jelas Ifan. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 50 menit yang lalu

Kornas Jokowi Jabar Segera Lapor ke Kantor Staf Presiden

KORNAS Jokowi Jawa Barat, Isman Muslim mengancam akan melaporkan masalah pencatutan nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang diduga dilakukan pejabat di lingkungan Pemkab Cianjur, ke Kantor…

Aktualita 55 menit yang lalu

Cianjur Kabupaten Tanpa Aturan?

SELAMA beberapa pekan terakhir ini, masyarakat Cianjur disuguhkan kabar seputar tindak tanduk pejabat pemerintah Kabupaten Cianjur yang begitu ‘hebat’, hingga membuat berdecak ‘kagum’.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Rd Siti Jenab Diusulkan Jadi Pahlawan Nasionla

Pakar sejarah Jawa Barat Profesor Nina Herlina Lubis bersama Lutfi Yondri dari Dewan Cagar Budaya Jabar, mengusulkan nama Rd Siti Jenab menjadi pahlawan nasional ke Pemkab Cianjur.

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Kapolda Jabar Resmikan Pembangunan Rumah Layak Huni di Cianjur

KAPOLDA Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto melakukan kunjungan ke wilayah hukum Polres Cianjur, Sabtu (17/2/2018).

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Korem 061/SK Tanami Pohon Diwilayah Terdampak Longsor

Komando Resort Militer (Korem) 061 Suryakancana menanam bibit pohon akar wangi dan manii di wilayah yang terdampak bencana longsor di kawasan Puncak, Bogor. Pemilihan kedua bibit pohon itu, karena dianggap…

Cianjur Euy 8 jam yang lalu

Waspadai Hoax Jelang Pilkada Serentak

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jawa Barat memaksimalkan patroli di dunia maya untuk menangkal munculnya pemberitaan bohong (Hoax, red) menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang…

Aktualita 15/02/2018 08:00 WIB

Masyarakat Ancam Laporkan Bupati ke Presiden

JELAS-jelas belum dilengkapi izin, namun pembangunan kantor baru Pemkab Cianjur di Kecamatan Campaka malah dianggap sebagai terobosan Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, yang bertujuan untuk meningkatkan…

Aktualita 15/02/2018 07:55 WIB

Buruh Tani Cianjur Sambut Baik Lengsernya Iwan Cahmawan

Balai Pengembangan Benih Padi (BPBP) Cihea memasuki babak baru di tahun 2018 ini. Iwan Cahmawan yang selama 4 tahun lebih memimpin pengelolaan balai, akhirnya lengser dari jabatannya sebagai Kepala BPBP.

Cianjur Euy 14/02/2018 21:35 WIB

Pemkab Cianjur Dorong Pembangunan Jalur Puncak II

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur kembali mendorong pelaksanaan pembangunan Jalur Puncak II, mengingat kondisi jalur puncak I yang rawan longsor dan dinilai tidak cukup menampung volume kendaraan…

Cianjur Euy 14/02/2018 21:33 WIB

Dua Orang Calon Tenaga Kerja Ilegal Berhasil Dipulangkan

DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur kembali berhasil mengembalikan dua orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ilegal asal Cianjur. Keduanya diketahui menjadi korban…