Minggu, 21 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Ngerayap Community Akan Lebarkan Sayap Bisnis

Rizky

Senin, 22 Mei 2017 - 01:05 WIB

Foto: Rizky/BC
Foto: Rizky/BC
A A A

BERITACIANJUR.COM - SUDAH menjadi tradisi warga Cianjur, jelang bulan suci Ramadan, mayoritas warga muslim mengadakan acara kumpul bareng, atau yang lazim dikenal dengan istilah ‘papajar’. Tak terkecuali Ngerayap Community (NC), komunitas otomotif terbesar di kota Cianjur ini, Minggu (21/5/2017) menggelar kegiatan papajar.

Salah satu tujuannya untuk perkuat silaturahmi. Topik lainnya dalam kumpulan itu, NC berencana akan melebarkan ‘sayap’ bisnisnya. Salah satunya, di akhir tahun 2017 ini akan gelar turnamen ‘adventure’ skala nasional.

“Acara kumpul bareng ini, diikuti lebih dari 500 anggota, 100 kendaraan roda 4 dan 300 kendaraan roda dua. Sebelum bulan suci Ramadan berlangsung kami gelar acara kumpul bareng sekaligus konsolidasi terkait rencana kalender event yang akan kami langsungkan di tahun ini,” papar H. Aris Mulkan, Ketua NC kepada "BC", di Hutan Agro Wisata Pokland Cianjur.

Acara berlangsung meriah. Pasalnya, panitia acara menyediakan musik hiburan oleh beberpa artis lokal ternama di Cianjur. Berdasarkan pantauan "BC", kumpulan komunitas otomotif dari berbagai golongan ini, dikawal oleh patwal dari Polres Cianjur. Mulai dari keberangkatan di basecamp NC hingga lokasi event di Pokland Cianjur.

Sosok yang akrab disapa Aa Aris ini menjelaskan bahwa, selain diikuuti oleh anggota NC, turut hadir pula beberapa anggota ormas Pemuda Pancasila, Komunitas Mobil 234SC dan pihak kepolisian dari Polsek Bojong Picung. Pria yang memiliki jabatan sebagai Bendahara IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jawa Barat ini juga menjelaskan bahwa jelang bulan suci Ramadan pihaknya bersama komunitas otomotif yang ada di Kabupaten Cianjur akan  bantu pihak kepolisian perihal memantau kondusifitas Kabupaten Cianjur jelang bulan suci Ramadan.

“Besar harapan kami, jalinan silaturahmi  yang sudah terbangun selama ini akan semakin solid lagi dan memberikan kontribusi positif guna pergerakan dunia otomotif di Kabupaten Cianjur,” pungkasnya. (*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 19/01/2018 13:13 WIB

Pemkab Cianjur Tolak Kebijakan Impor Beras

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menolak kebijakan impor beras yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Hal itu diungkapkan, Wakil Cianjur, Herman Suherman, saat menghadiri acara panen raya padi di…

Aktualita 19/01/2018 08:00 WIB

Terbongkar, RSUD Masih Berkilah

PENYEBAB amburadulnya pengelolaan limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur, sudah terbongkar. Namun pejabat rumah sakit plat merah tersebut masih…

Aktualita 19/01/2018 07:55 WIB

Komisi III Sidak, Pejabat RSUD Tak Ada di Tempat

KOMISI III DPRD Cianjur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Sayang Cianjur, Kamis (18/1/2018) siang.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:54 WIB

Aksi Maling Zaman Now

AKHIR-akhir ini kawanan maling spesial kantor desa tengah giat melancarkan aksinya ke sejumlah desa di wilayah Timur Kabupaten Cianjur.

Cianjur Euy 18/01/2018 22:53 WIB

Pencetakan e KTP Dipusatkan di Kecamatan Ciranjang

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur menunjuk Kecamatan Ciranjang sebagai tempat pusat layanan pembuatan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) bagi masyarakat yang ada di 5 Kecamatan. Antaralain, Kecamatan Ciranjang,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:52 WIB

Harga Daging Ayam di Cianjur Masih Capai Rp 36 Ribu Per Kg

MESKI harga daging ayam potong di Cianjur disepakati Rp 33 ribu per kilogram (Kg). Namun, dipasaran harga daging unggas itu masih terbilang mahal, mencapai Rp 36 ribu per kg.

Cianjur Euy 18/01/2018 21:51 WIB

Polres Sidak Sekolah, Sejumlah Siswa Terbukti Simpan Video Porno

PASCA terungkapnya pesta seks sesama jenis, yang satu diantara pelakunya masih berstatus pelajar. Polres Cianjur gencarkan sosialisasi dan antisipasi dengan menyambangi sejumlah SMA/SMK di Kabupaten Cianjur,…

Cianjur Euy 18/01/2018 21:50 WIB

Bulan Ini, Pasien Difteri Capai 15 Orang

PASIEN Difteri yang ditangani Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang, Cianjur jumlahnya terus bertambah. Sejak awal 2018, jumlah pasien penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi di selaput lendir hidung…

Aktualita 18/01/2018 08:10 WIB

BPLHD dan Penyidik Polda Jabar Datangi RSUD, Ada Apa?

SEGUDANG masalah terjadi di RSUD Sayang Cianjur. Tak hanya soal limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibiarkan menumpuk di ruangan terbuka, namun juga terdapat dua masalah besar lainnya yang hingga…

Aktualita 18/01/2018 08:05 WIB

Ini Pembohongan Publik, Wajib Diusut Tuntas

TERUNGKAPNYA kebohongan pernyataan pihak RSUD melalui Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang menyebutkan permasalahan menumpuknya limbah medis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu gara-gara kesalahan…