Minggu, 25 Juni 2017 - Pukul 14:05

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

Bersedia di Pindah Asal Prasarananya Lengkap

Oleh: Angga Purwanda - Jumat 04 September 2015 | 07:00 WIB

Bersedia di Pindah Asal Prasarananya Lengkap

ilustrasi/net

BERITACIANJUR.COM, CIANJUR – Para pedagang Pasar Induk Cianjur dan Pasar Bojongmeron Cianjur mengaku pasrah dengan rencana pemerintah untuk memindahkan mereka ke Pasar Pasirhayam, Cilaku, akhir tahun ini.

 

Hanya saja, mereka berharap, pemerintah benar-benar menyiapkan pasar baru tersebut agar layak dipakai termasuk pemenuhan kelengkapan sarana dna prasarananya yang menurut pedagang saat ini masih banyak yang belum tersedia.

 

"Salahsatu fasilitas penunjang yang belum ada adalah akses angkutan atau belum ada trayek khusus ke Pasar Pasirhayam. Kalau tidak ada tentunya pasar sulit di akses oleh masyarakat, karenanya harus diadakan,” tutur Muhsin (45), seorang pedagang Pasar Induk Cianjur kepada ‘BC’, Kamis (3/9).

 

Pasalnya, menurut dia, lokasi pasar jauh dari pemukiman padat penduduk sehingga harus disediakan fasilitas atau jalur angkutan umum. “Selain kita khawatir sepi, juga bisa rawan tidak kejahatan, barang-barang dagangan kami yang biasa di simpan di dalam kios bisa dicuri,” ungkapnya.

 

Selain itu, sambung Purwa (39) seorang pedagang Pasar Bojongmeron, fasilitas listrik, air bersih dan MCK harus menjadi prioritas. "Kebutuhan ini sangat perlu diperhatikan, jangan sampai setelah nanti ditempati banyak komplain dari para pedagang," imbuhnya. (fir)

Komentar