Selasa, 23 Januari 2018 | Cianjur, Indonesia

Padushe Scraft, Tren Hijab Masa Kini

Angga Purwanda

Senin, 05 Juni 2017 - 22:59 WIB

Foto: Angga Purwanda/bc
Foto: Angga Purwanda/bc
A A A

BERITACIANJUR.COM - GAYA berbusana dengan menggunakan hijab dalam setiap waktunya terus berkembang, berbagai model terus hadir menghiasi pasar di Indonesia.

Malah, hijab kini telah menjelma menjadi salah satu tren mode di Tanah Air. Tak heran, saat ini perempuan-perempuan muslimah mulai mengenakan berbagai variasi hijab nan trendi.

Potensi pasar itu yang dimanfaatkan oleh Fauzan , selaku owner Padushe scraft untuk ikut terlibat dalam meramaikan potensi usaha yang menjanjikan itu.

Meskipun baru berjalan lebih kurang empat bulan, usaha yang dirintisnya itu sudah memiliki pangsa pasar  jelas dan menjanjikan. Bahkan, untuk pasarnya produk Padushe scraft itu sudah merambah hingga ke wilayah Indonesia bagian timur, seperti Palu, dan Makasar.

“Saat ini banyak perempuan dengan berbusana hijab ingin tampil lebih trendi dan glamour agar lebih terlihat cantik dalam setiap momen,” kata Fauzan yang juga designer Padushe scraft saat ditemui di wrokshopnya di Graha Pratama Blok B No 6, Senin (5/6/2017).

Fauzan menyebutkan, dalam satu pekan puasa saja perusahaannya itu dapat memperoduksi hingga 5000 pics. Ditambahkan Fauzan, dirinya menargetkan hingga lebaran nanti dapat mengahsilkan 100 ribu pics.

“Kami masih menggunakan media sosial untuk memasarkan produk ini. Namun, kami juga rutin mengikuti berbagai bazzar di sejumlah mall ternama di ibu kota (Jakarta, red),” ucapnya.

Untuk harga satuan Padushe scraft, sambung Fauzan, produknya itu dibanderol dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu per buah.

“Ada keunggulan lain, kami juga menerima untuk pesanan custom dengan tambahan biaya design sebesar Rp 200 ribu per designnya. Sedikitnya kami memiliki 200 design dan motif yang sudah kami produksi,” katanya.

Fauzan menuturkan, produknya itu juga telah menggaet Adellia Pasha untuk menjadi brand ambasador untuk lebih dapat memperkenalkan ke masyarakat. “Untuk bulan puasa ini kenaikan omzet kami mencapai 400 persen lebih. Dan ini menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan,” katanya.(*)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Cuaca Buruk, Masyarakat Agar Waspada

MASYARAKAT Kabupaten Cianjur diimbau untuk mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang dalam beberapa pekan terakhir melanda Tatar Santri.

Cianjur Euy 9 jam yang lalu

Disdukcapil Siap Launching Lima Cabang Layanan

DINAS Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur membuka cabang layanan administrasi kependudukan di lima kecamatan. Tak hanya proses perekaman, pencetakan KTP el pun dapat dilaksanakan…

Cianjur Euy 10 jam yang lalu

Tolak Alihfungsi dan Pembongkaran Bujensa

AKSI penolakan terkait alihfungsi dan pembongkaran eks Gedung SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red) terus disuarakan berbagai kalangan. Bahkan, aktivis di Cianjur akan menggugat Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Aktualita 23 jam yang lalu

Tega, Ini Jeritan Hati Pegawai RSUD

PENGAKUAN mengejutkan datang dari sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur. Sudah dua bulan, insentif para pegawai di rumah sakit plat merah tersebut belum dibayarkan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:37 WIB

Sampah Berserakan di Area Asamul Husna

PEDAGANG yang biasa mangkal di sekitar area Taman Asmaul Husna, Kampung Panaruban, Desa/Kecamatan Haurwangi belum sepenuhnya sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:36 WIB

Akhirnya Keluarga Otim Punya Rumah Baru

RAUT wajah Otim (47) tampak berseri seri dipenuhi kebahagian. Bagaimana tidak bahagia, Minggu (21/1) dirinya bisa bertemu langsung dengan Dedi Mulyadi, Calon Wakil Gubernur Jabar.

Cianjur Euy 21/01/2018 22:35 WIB

Kepengurusan Kampung KUBA Dibentuk

PROGRAM Kampung Utama Berakhlakul Karimah (KUBA) mulai dibumikan di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur. Mensukseskan program yang digagas Bupati Cianjur itu, kepengurusan Kampung KUBA mulai dibentuk di…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:52 WIB

Kecewa Kebijakan Pemkab, Warga Segel Eks SD Bujensa

SEBUAH spanduk penolakan terbentang di pagar tembok eks SDN Ibu Jenab 1 (Bujensa, red). Spanduk penolakan itu ditempel oleh warga yang menilai Pemkab Cianjur tidak menjalankan komitmen yang dibuat terkait…

Cianjur Euy 21/01/2018 21:50 WIB

Stok Surplus, Pemkab Cianjur Tolak Impor Beras

CAPAIAN produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun 2017 mencapai 105 persen. Capaian itu lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 100,88 persen.

Cianjur Euy 21/01/2018 21:48 WIB

Mayat Pria Tanpa Identias Ditemukan Mengambang

MAYAT pria tanpa identitas ditemukan mengambang di genangan air Blok Sungai Citarum, Kampung Cinangsi RT 02/10, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Minggu (21/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.