Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 01:32

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Henny Jadi Narsum Human Trafficking

Oleh: adv/rizky/eloy - Selasa 18 Juli 2017 | 08:15 WIB

Henny Jadi Narsum Human Trafficking

BUKAN sembarang pertemuan yang dilakukan Henny Nuraeny ini. Beliau dipilih menjadi salah satu narasumber di acara yang diadakan oleh Direktorat Kriminal Khusus dan Reserse Narkoba Polda Jabar beberapa waktu lalu bertempat di Hotel Grand Royal Pangehegar, Bandung. 

 

Di acara tersebut Henny Nuraeny menjadi narasumber tentang  Human Trafficking.  Apasih  Human Trafficking ini? Banyak dari masyarakat yang sudah sejak lama mendengar istilah ini. Dalam bahasa Indonesia Human Trafficking adalah perdagangan Manusia, menyeramkan bukan? manusia bisa perjual belikan. 

 

Dalam bahasa hukum pidana, Human Trafficking lebih dikenal dengan TPPO singkatan dari (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Nah, pada kesempatan di acara tersebut Henny menerangkan tentang penanganan TTPO dengan modus penempatan TKI secara illegal. Menurutnya pentingnya kita perlu ketahui, modus-modus yang digunakan oknum yang bertopeng perekrutan melalui korporasi, maupun aparat. 

 

Kebanyakan korban adalah mereka yang sedang dalam kesulitan ekonomi yang mendesak sehingga mencari jalan pintas untuk segera mendapatkan uang. Mengapa TPPO ini sangat berbahaya? karena sudah jelas objek perdagangannya adalah orang, melanggar hak-hak sebagai manusia juga yang memprihatinkan lagi diancam dengan kekerasan hingga menyebabkan trauma mendalam pada korban. 

 

Kebanyakan korban adalah perempuan dan anak, karena dari sudut pandang kekuatan kaum perempuan dianggap lemah dan anak-anak mudah ditipu daya oleh muslihat kecil. Jadi harap waspada terhadap modus korporasi yang tidak jelas asal-usulnya, selalu perhatikan anak-anak anda karna mereka adalah bibit yang akan melanjutkan perjuangan bangsa. (*)

Komentar