Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 01:32

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Dosen FH Unsur Menjadi Narasumber Sampai Papua

Oleh: adv/rizky/eloy - Selasa 18 Juli 2017 | 08:20 WIB

Dosen FH Unsur Menjadi Narasumber Sampai Papua

Istimewa

DOSEN FH UNSUR Dedi Mulyadi yang juga merupakan Wakil Dekan I  (FH USNUR) menjadi narasumber dalam seminar yang Nasional yang diselenggarakan oleh APPTHI (Asosiasi Pimpinan Perguruan Tinggi Hukum Indonesia) dan MPR ini bertempat di Raja Ampat Papua. 

 

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menyampaikan materi tentang “4 Pilar Kebangsaan” dimana memang salah satu bidang keahliannya adalah Hukum Tata Negara. Dosen yang sudah bergelar Doktor ini menceritakan pengalamannya dalam seminar tersebut.

 

"Ini adalah materi yang harus disegarkan kembali dalam ingatan bangsa Indonesia. Mengingat persoalan-persoalan yang sekarang sedang marak terjadi di Indonesia ada kaitannya dengan materi ini, untuk itu penting disampaikan supaya menjadi salah satu bahan titik temu problematika yang ada, entah itu tentang fatwa-fatwa yang bertebaran di media sosial, rasisme dan keberagaman tentang bagaimana kebhinekaan itu dapat dirajut kembali, sehingga fungsinya dapat diimplementasikan oleh masyarakat Indonesia," ungkapnya.

 

Dedi juga menceritakan kesannya selama menjadi narasumber yang dihadiri oleh ratusan peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat seperti dosen, petinggi-petinggi setempat, juga masyarakat umum sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. 

 

Henny Nuraeni, Dekan FH Unsur memberikan tanggapan terkait bagaimana sejawatnya Dedi Mulyadi dipertimbangkan eksistensinya hingga taraf nasional. "Kami dari lembaga memberikan ruang seluas-luasnya untuk para rekan dosen supaya dapat lebih mengembangkan keilmuannya dengan cara menjadi narasumber pada acara seminar- seminar tingkat nasional," tegasnya.

 

"Memang untuk kesempatan kali ini bidang keahliannya berkaitan dengan Hukum Tata Negara, kami mempercayakan kepada WD I untuk dapat menyampaikan materi," lanjutnya. Henny juga beranggapan bahwa acara ini sebagai bukti bahwa dosen di FH ini bukan “macan kandang” artinya semua orang mengakui mereka untuk dapat mewakili forum-forum nasional. (*)

Komentar