Selasa, 22 Agustus 2017 - Pukul 04:42

Image
Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

aktualita

Wabup Desak Kades Tingkatkan Pengawasan Dana Desa

Oleh: Angga purwanda - Jumat 11 Agustus 2017 | 09:45 WIB

Wabup Desak Kades Tingkatkan Pengawasan Dana Desa

Angga purwanda

BERITACIANJUR.COM- WAKIL Bupati Cianjur, Herman Suherman, meminta seluruh kepala desa di Kabupaten Cianjur agar memprioritaskan pengawasan penggunaan dana desa (DD). Hal itu, untuk mengantisipasi penyelewengan dalam pengelolaan DD.

 


Pasalnya, dijelaskan orang nomor dua di Kabupaten Cianjur itu, hingga kini pengawasan DD dianggap masih belum maksimal dan masih diperlukan perbaikan.

 


“Bukan tanpa alasan, pengelolaan aliran dana yang digelontorkan untuk pemerintah desa (pemdes) masih lemah dan sangat rawan penyelewengan akibat buruknya pengawasan. Pihak inspektorat yang saat ini membantu pun tidak bisa sepenuhnya melakukan tugas itu. Banyak program yang diawasi inspektorat,” jelas Herman, Kamis (10/8/2017).

 


Selain pentingnya kesadaran pemdes, dikatakan Herman,  peran penting masyarakat pun dibutuhkan, agar dapat membantu dan menunjang bentuk pengawasan secara menyeluruh.

 


Namun, sambung Herman, pengawasan yang dilakukan secara mandiri jangan sampai menjadi kesempatan untuk ‘curi-curi’. Menurut dia, segala sesuatunya harus sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

 


“Pengawasan yang komprehensif nantinya dapat berperan besar untuk pengelolaan DD dengan lebih optimal. Kami mengharapkan, anggaran desa tidak terhenti dialirkan melainkan terus diberikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat DD untuk kesejahteraan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan lainnya sejak di tingkat desa,” tuturnya.

 


Herman menambahkan, seluruh kepala desa juga agar prioritaskan empat program Kementerian Desa, yaitu program terkait BUMDes, produk asli desa (prukades), embung desa, dan pembangunan sarana olah raga.

Komentar