Minggu, 22 April 2018 | Cianjur, Indonesia

Pembangunan Pabrik di Desa Cibiuk, Ancam Sistem Irigasi

Apip Samlawi

Jumat, 04 September 2015 - 12:00 WIB

ilustrasi
ilustrasi
A A A

BERITACIANJUR.COM, CIRANJANG – Rencana pembangunan pabrik diareal lahan pesawahan di Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, sangat berdampak pada sistem pertanian. Keberadaan aliran irigasi sekunder yang sudah sejak lama ada kini terancam dibongkar setelah saluran irigasi masuk dalam zona area pabrik.

Rencana pembangunan pabrik diatas lahan puluhan hektar ini, mulai berdampak pada sistem pertanian. Terutama untuk sistem pengairan sawah yang ada di Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang. Saat ini saluran irigasi sekunder yang memasok air pesawahan desa, terancam akan dibongkar, setelah salurannya masuk zona areal pabrik.

Saat ini pihak pengusaha dan dinas PSDAP Kabupaten Cianjur, mulai melakukan pengukuran saluran irigasi tersebut, yang rencananya akan dibongkar dan dipindahkan, dengan tujuan agar saluran irigasi ini tidak masuk dalam lingkungan pabrik.

Dikatakan H. Syukur, sebagai pihak pengusaha, menjelaskan, pengukuran aliran irigasi tersebut, tiada lain untuk memohon pada pihak pemerintah Pemkab Cianjur, Pemprov Jawa Barat, dan pemerintah pusat, bahwa saluran irigasi sekunder yang membentang di Kampung Pasir manggah Rt02/07, Desa Cibiuk akan dipindahkan dengan posisi diluruskan, karena posisi saat ini saluran irigasi membelok ke lahan yang akan dijadikan bangunan pabrik.

"Proses permohonan tersebut akan dilakukan pihak pengusaha langsung melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS) Provinsi Jawa Barat, tapi kalau tidak diindahkan permohonan ini oleh pihak yang berwenang, maka pihak pengusaha akan melaksanakan pembangunan pabrik," ucapnya.

Sementara itu, Ridwan Latif, yang merupakan perwakilan pihak dinas PSDAP Kabupaten Cianjur, menjelaskan, kalau menurut logika bahwa saluran irigasi sekunder ini harus dipindahkan, karena masa ada saluran irigasi ada di dalam lokasi bangunan pabrik, tapi  pemindahan lokasi saluran air tersebut bukan kewenangan PSDAP Kabupaten Cianjur, melainkan kewenangan kementrian pekerjaan umum.

Sedangkan untuk pengajuan permohonan perpindahan saluran irigasi tidak akan dilakukan pihak PSDAP, tapi harus dilaksanakan langsung pihak pengembang dan PSDAP bukanlah sebagai fasilitatator. Pihak PSDAP juga mengakui kedatangan mereka ke lokasi irigasi dengan melakukan pengukuran tiada lain untuk mengamankan masyarakat dan mengamankan aset pemerintah pusat, dengan tujuan lebih proaktif pada masyarakat dan para petani Desa Cibiuk.

"Supaya para petani yang  memiliki sawah dibagian hilir maupun yang berlokasi dibagian tengah tiap musimnya tetap kebagian air yang nantinya tidak terjadi maslah. Saya datang kelokasi mengukur saluran irigasi tiada lain untuk mengamankan aset pemerintah dan mengamankan masyarakat Desa Cibiuk supaya tidak terjadi masalah dikemudian hari,” pungkasnya. (day)

Komentar Berita

Berita Lainnya

Aktualita 20/04/2018 08:00 WIB

DPRD Jadi Anak Buah Bupati?

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi dan Sekretaris Dewan, Cahyo Supriyo terkait mekanisme penghapusan pendapat atau pandangan akhir fraksi, kembali terbongkar.

Aktualita 20/04/2018 07:55 WIB

4 Kader ‘Selingkuhi’ Partai, Ketuanya Malah Acuh

KASUS ‘perselingkuhan’ anggota DPRD Kabupaten Cianjur menyeruak ke ruang publik. Secara terbuka dan terang-terangan, para wakil rakyat ini begitu berani mempertontonkan permainan hati dengan pujaannya,…

Cianjur Euy 19/04/2018 21:53 WIB

Pengendara Opang Desak Hapus Angkutan Berbasis Online

RIBUAN pengendara ojek pangkalan (Opang) dan angkutan umum (Angkum) di Cianjur menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Kamis (19/4/2018).

Cianjur Euy 19/04/2018 21:52 WIB

Prediksi Harga Beras Jelang Ramadan tak Melonjak

SEJUMLAH pedagang komoditas beras di Pasar Induk Pasirhayam, Sirnagalih, Cilaku memprediksi untuk harga beras tidak akan mengalami lonjakan menjelang Ramadan 1438 Hijriah mendatang.

Aktualita 19/04/2018 08:00 WIB

Kebohongan Ketua DPRD Terungkap

KEBOHONGAN Ketua DPRD Cianjur, Yadi Mulyadi terkait mekanisme penghapusan pendapat akhir fraksi semakin menguat. Benarkah?

Aktualita 19/04/2018 07:55 WIB

Balas Budi? Ini Dugaan Kongkalikong Antara Bupati dan Ketua DPRD

DUGAAN kongkalikong antara Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar dengan Ketua DPRD, Yadi Mulyadi menyeruak. Pasalnya, meski sejak awal sudah diketahui belum mengantongi izin, namun Megaproyek Campaka baru…

Aktualita 19/04/2018 07:50 WIB

Golkar Pecat Dua Anggotanya, Demokrat?

HAWA politik Cianjur kian memanas. Birunya langit tak lagi menjadi pertanda akan cerahnya panggung politik Cianjur, tapi sebaliknya justru membawa pertanda datangnya “hujan badai” yang akan menyapu…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polwan Polres Cianjur Berikan Bantuan Bagi Adah

MEMPERINGATI Hari Kartini 2018 jajaran Polisi Wanita (Polwan) Polres Cianjur menggelar sejumlah kegiatan sosial, di antaranya dengan menyambangi kediaman Adah, warga Kampung Mayak Empang RT 01/04, Desa…

Cianjur Euy 18/04/2018 21:55 WIB

Polres Cianjur Ciduk Tujuh Pelaku Kejahatan

KEPOLISIAN Resor (Polres) Cianjur menciduk tujuh orang pelaku kejahatan yang biasa menjalankan aksinya di wilayah hukum Cianjur. Penangkapan ketujuh pelaku itu dilakukan dalam waktu dan tempat berbeda.

Aktualita 18/04/2018 08:10 WIB

Desak Pemkab Tanggung Jawab, Garis Sebar Spanduk Banjir

BANJIR belum pernah terjadi sebelumnya di Cianjur. Masihkah kita bangga dengan dosa-dosa? Itulah tulisan dalam spanduk yang dipasang Gerakan Reformis Islam (Garis) di sejumlah lokasi banjir di kawasan…