Rabu, 18 Oktober 2017 - Pukul 10:48

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'
Kang Anton

Lagi, Bicara Soal 'Komitmen'

Rasanya ini momen yang pas untuk berpikir kembali soal 'Komitmen', dengan (jujur) meminjam paparan dari para pemerhati Sumber Daya Manusia (SDM) dan dinamikanya dalam perusahaan. Di…

>> more

inspirasi

Berprestasi Dalam Keterbatasan
OLEH: Apip Samlawi

Berprestasi Dalam Keterbatasan

Ketiadaan, kekurangan atau keprihatinan bukanlah suatu alasan untuk menyerah, berhenti dalam menggapai suatu impian. Tetapi sebaliknya, justru hal itu harus dijadikan dasar utama untuk…

>> more

healthy life

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Waspada, 6 Penyakit Ini Sering Muncul Saat Banjir

Musim hujan memang kerap mendatangkan banjir. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penyakit akibat banjir.

>> more

edukasi

Guru Terus Dipantau Untuk Memajukan Dunia Pendidikan

Oleh: rikky - Selasa 15 Agustus 2017 | 08:00 WIB

Guru Terus Dipantau Untuk Memajukan Dunia Pendidikan

Ilustrasi

UPAYA meningkatkan kualitas para pendidik dilakukan upaya pembinaan sebagai perwujudan untuk memajukan dunia pendidikan.  Laporan masyarakat juga menjadi penting untuk memberikan kritik yang membangun demi kemajuan bersama.

 

Guru menjadi bagian penting dalam memberikan teladan kepada anak didiknya sehingga akan selalu mendapatkan pengawasan publik. Tidak terkecuali saat berinteraksi dengan komponen masyarakat maka sikap dan perilakunya harus jadi panutan.

 

Menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan Cianjur, Rosidin menjelaskan bahwa upaya memberikan pengawasan sekaligus pembinaan terhadap para guru terus menerus dilakukan. Tujuannya untuk terus meningkatkan kualitas dunia pendidikan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

“Kalau untuk pembinaan itu secara rutin kita terus melakukannya karena itukan juga bagian dari pengawasan. Tidak henti-hentinya kita melakukan itu dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

 

Kaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, sambung dia, guru juga harus menjaga sikap dan perilakunya. Sebabnya masyarakat itu sendiri ikut berpartispasi dalam memajukan dunia pendidikan tersebut.

 

“Jadi dimanapun para guru itu harus menjaga tutur kata dan sikapnya, jangan mencampur adukkan permasalahan pribadi dengan urusan pekerjaan. Hal ini supaya tindakannya guru dapat dipertanggungjawabkan ke khalayak luas,” paparnya.

 

Pihaknya akan merespon dengan baik jika ada keluhan maupun kritik yang ditujukan kepada para guru. Sejauh apa yang disampaikan itu tidak mengandung fitnah atau kebencian terhadap perseorangan.

 

“Tentu saja kita akan menerima dengan baik jika ada pengaduan dari masyarakat terhadap perilaku guru yang tidak terpuji selama ini obyektif. Jangan sampai disertai fitnah yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” tukasnya.

 

Orangtua murid asal Cilaku, Aminah (39) menyatakan adakalanya masyarakat juga mencium gelagat tidak baik para guru di luar jam kerja. Namun kesulitan untuk menyampaikan pengaduan malah ditakutkan sebagai mengada-ngada sehingga tidak mendapatkan tanggapan.

 

“Harusnya dibukakan kotak pengaduan khusus untuk merespon pengaduan masyarakat terhadap perilaku guru di luar jam sekolah. Hal itu penting karena guru itu setiap ucapan dan tindakannya akan ditiru baik didalam maupun diluar sekolah,” bebernya.

 

Dia menyampaikan dinas terkait juga mampu menindaklanjuti secara fair terhadap setiap pengaduan masyarakat. Dengan tidak lagi memberikan perlindungan khusus jika guru kedapatan melakukan tindakan tidak terpuji.

 

“Kalau masyarakat tidak menginginkan adanya perilaku guru yang tidak terpuji tapi kalau ketahuan maka harus disanksi tegas supaya citra pendidikan tidak ternodai,” bebernya. (*)

Komentar